SATUMEDIA.ID – Langkah Edi Rusyandi untuk maju sebagai bakal calon Bupati Bandung Barat periode 2024-2029 semakin menguat. Setelah organisasi Projo mendorong kader Partai Golkar ini melakukan konsolidasi ke KIM Plus atau Koalisi Indonesia Maju.
“Saya merasa yakin jika Kang Edi maju menjadi calon Bupati Bandung Barat 2024-2029 maka para pemilih Prabowo Gibran akan menentukan pilihannya pada Kang Edi karena visi dan programnya selaras dengan presiden dan wakil presiden terpilih,” kata Ketua Projo KBB, Ayi Ruhiyat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/8/2024).
Ayi melihat peluang Edi Rusyadi memenangkan Pilkada Bandung Barat 2024 sangat terbuka lebar. Ini tercermin dari hali survei beberapa lembaga survei terpercaya menempatkannya di posisi teratas.
Apalagi, menurutnya, mayoritas warga Bandung Barat menghendaki ada perubahan yang lebih baik, dimana sejak berdirinya Bandung Barat selalu ditimpa persoalan, tak pernah ada Bupati yang selesai sampai akhir jabatannya.
“Sebagai sosok muda Kang Edi kami dorong untuk melakukan konsolidasi ke KIM Plus Pilkada Bandung Barat 2024 untuk mengawal visi dan program Prabowo Gibran di Bandung Barat,” tandasnya.
Menurutnya, konsolidasi KIM Plus dalam pencalonannya menjadi Bupati Bandung Barat 2024-2029 untuk mengawal Visi, Misi dan Program Prabowo Gibran di Bandung Barat.
Selain itu, ungkap Ayi Ruhiyat, sebagai sosok muda Kang Edi diharapkan bisa melakukan perubahan di KBB yang sekarang dihadapkan dengan berbagai persoalan.
Ayi menyakini, Kang Edi akan serius memperbaiki kondisi KBB jauh lebih baik, karena faham persoalan dan telah berani mundur dari DPRD Jabar terpilih di Pileg 2024.
“Kang Edi sangat memahami persoalan yang sedang dihadapi KBB saat ini. Dengan pengalamannya sebagai anggota DPRD Jabar, beliau sosok yang tepat untuk memimpin KBB,” tandasnya.
Ia berharap, Pilkada KBB pada 27 November 2024 mendatang menjadi momentum bagi warga KBB untuk memilih pemimpin yang mengerti persoalan Bandung Barat, tidak hanya sekadar populer.
“Keinginan dan aspirasi warga Bandung Barat harus direspon oleh partai politik, untuk konsolidasi wujudkan aspirasi warga Bandung Barat”, pungkas Ayi.
Sementara itu, Ketua DPD Projo Jawa Barat Djoni Suherman mengungkapkan, kemenangan Prabowo-Gibran yang di dukung Koalisi Indonesia Maju (KIM) harus menjadi rujukan untuk bisa diulang di tingkat daerah di Pilkada Bandung Barat.
“Sehingga Projo untuk pilkada serentak akan mendukung calon kepala daerah yang memiliki visi dan program yang selaras dengan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo gibran”, kata Djoni.
Hal senada juga diungkapkan Ketua OKK DPD Projo Jawa Barat Dadi Munardi, visi dan program kepala daerah nanti harus selaras dengan pemerintah pusat. Hal itu agar program Prabowo-Gibran bisa terlaksana dengan baik hingga tingkat daerah.
“Bukan hanya visi dan program yang harus selaras, harapan kami koalisi yang terbentuk di Bandung Barat juga sebisa mungkin partai – partai koalisi Indonesia Maju yang telah menangkan pasangan Prabowo Gibran,” ujar Dadi.
“Jika koalisi Indonesia maju terbentuk di Bandung Barat dan mencalonkan sosok terbaik untuk kemajuan Bandung Barat kami yakin, para pemilih Prabowo-Gibran di Bandung Barat akan memilih calon dari KIM plus Bandung Barat,” tambahnya.
Sementara itu, menanggapi dorongan Projo, Edi Rusyandi menanggapi positif. Terlebih visi dan misi yang akan diembannya telah sesuai dengan program kerja Prabowo -Gibran.
“Saya ucapkan terima kasih kepada kawan kawan Projo Jabar dan KBB yang memiliki atensi untuk Pilkada KBB. Kita memiliki kesepahaman yang sama bahwa KBB perlu kepemimpinan yang komit dan selaras dengan visi misi dan program presiden terpilih, Bapak Prabowo dan Mas Gibran. Pintu gerbangnya di Pilkada ini. Dan saya siap”
“Dengan reputasi yang luar biasa Projo selama ini, dorongan ini menjadi spirit tersendiri bagi saya memenangkan perhelatan pilkada Bandung Barat,” tandasnya.*





