SATUMEDIA.ID – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat nomor urut 4, Edi Rusyandi – Unjang Asari (EDUN) di Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi yang terbanyak diusung partai politik.
Tercatat, total partai pengusung dan pendukung EDUN mencapai 9 partai politik, yaitu Partai Golkar, PKB, PPP, PBB, Hanura, Partai Umat, PKN, Garuda, dan PSI.
Selama masa kampanye dimanfaatkan Paslon EDUN untuk menyerap aspirasi masyarakat dan mensosialisasikan berbagai program unggulan jika kelak terpilih memimpin KBB.
Di tengah ketatnya persaingan para calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Bandung untuk meraih simpati masyarakat, paslon EDUN memilih merealisasikan program-program yang dibutuhkan warga Bandung Barat.
Dikemas melalui kegiatan Edukasi dan Unjuk Kepedulian, paslon EDUN memberikan layanan pengobatan gratis kepada warga Kampung Pasirhonje RT 01/RW 12, Desa Selacau, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (17/10/ 2024).
Perwakilan Tim Paslon EDUN, Elseu mengatakan, kegiatan pengobatan gratis ini merupakan satu dari berbagai program pasangan EDUN yang menitikberatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Program pelayanan kesehatan ini lebih mengutamakan warga yang kurang mampu,” kata Elseu kepada wartawan.
Menurutnya, program pengobatan gratis ini mendapat sambutan positif bahkan animo yang sangat besar dari masyarakat.
“Alhamdulillah sejak pagi mereka telah memadati lokasi kegiatan. Bahkan, para warga terlihat sangat bersemangat mengikuti berbagai pemeriksaan kesehatan yang disediakan tim medis,” tuturnya.
Elseu menjelaskan, tak cuma praktisi kesehatan, pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan alat-alat digital yang canggih, sehingga hasilnya lebih akurat dan efisien.
“Berbagai layanan kesehatan yang ditawarkan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, dan konsultasi medis,” ucapnya.
Elseu berharap, program ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.
Serta, memberikan solusi atas kesulitan ekonomi dalam mengakses layanan kesehatan.
“Kesehatan adalah hak semua orang, dan melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa setiap warga, terutama yang berada di wilayah pedesaan seperti Kampung Pasirhonje, bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” ungkapnya.
Dengan adanya program ini, tambah Elseu, Paslon EDUN Edi Rusyandi dan Unjang Asari semakin menegaskan visi mereka untuk memberikan solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bandung Barat.
“Alhamdulillah warga juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan di berbagai daerah lain,” ujarnya.
Warga Kampung Pasirhonje yang ikut memeriksakan kesehatan, Rina mengaku terbantu dengan adanya program ini. Menurutnya, program yang dihadirkan memberikan akses langsung ke layanan kesehatan tanpa dipungut biaya.
“Saya sangat senang bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Program seperti ini sangat membantu kami yang tidak selalu bisa ke dokter,” ungkapnya.
Sementara itu, Paslon EDUN memiliki 10
Program Kerja Strategis, yaitu:
1. Aspek Pelayanan Prima
– Perbaikan 2.000 Rutilahu, Layanan Terpadu, Digitalisasi Layanan Dan Transparansi Informasi Daerah, Kecamatan dan Desa.
2. Aspek Kesehatan Masyarakat
– Jaminan Kesehatan GRATIS, Fasilitas Air Bersih, 1 Desa 1 Dokter, Optimalisasi Puskesmas dan Posyandu, Pencegahan Stunting Terintegrasi, Peningkatkan Fasilitas dan Layanan RSUD, Membangun RSUD Baru Dan Peningkatan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan.
3. Aspek Pendidikan Unggul
– Pengangkatan Tenaga Pendidik Non ASN, Peningkatan Tenaga Pendidik Sekolah dan Madrasah, Peningkatan Fasilitas Sarpras Pendidikan Umum dan Pesantren, Beasiswa Santri Berprestasi Dan Peningkatan Kesejahteraan Guru Ngaji.
4. Pemerataan Infrastruktur
– Prioritas Perbaikan Jalan, Irigasi, Sanitasi dan Jembatan, Revitalisasi PJU, Pembangunan Infrastruktur Berbasis Kerjasama Investasi.
5. Ketenagakerjaan
– Mendorong Keadilan Upah, Pelatihan Tenaga Kerja, Meningkatkan Lapangan Kerja Dan Peningkatan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal.
6. Birokrasi Efektif dan Inovatif
– Transparansi Anggaran Daerah, Birokrasi Berintegritas, Kolaborasi Aktif Pemerintah Daerah dengan Masyarakat.
7. Ekonomi Berbasis Potensi
– Bantuan Modal Tanpa Bunga, Membangun Sentra UMKM Daerah, Perluasan Akses Pasar UMKM, E-Kraf, Pariwisata, Pertanian, Ketahanan Pangan Dan Perikanan.
8. Inklusifitas Pemberdayaan SDM
– Optimalisasi Pelayanan yang Ramah Ibu, Anak, Lansia dan Disabilitas, Peningkatan Kualitas Hidup Layak Altet Berprestasi Dan
Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia,
9. Candradimuka Pariwisata dan SDA
– Optimalisasi Kalender Pariwisata Daerah, Pariwisata Berdaya Saing Tinggi, Pemberdayaan kearifan lokal Dan Insentif Pengelola Wisata dan Budaya.
10. Lingkungan Hidup Berkelanjutan
– Bank Sampah Terpadu Desa, Penataan dan Rehabilitasi Sumber Mata Air, Penguatan Kemitraan dengan Pemerhati Lingkungan Dan Integrasi Dampak Sosial Program Strategis Nasional-Provinsi Kepada Masyarakat.*





