Koalisi 5 Serikat Pekerja Kembali Demo ke Bawaslu KBB

Buruh dari  Koalisi 5 Serikat Pekerja Bandung Barat kembali mengelar unjuk rasa ke Bawaslu KBB, Sabtu (30/11/2024). (Dicky Mawardi/Sstumedia).**

SATUMEDIA.ID – Bawaslu Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali didemo buruh yang tergabung dalam Koalisi 5 Serikat Pekerja Bandung Barat pada Sabtu (30/11/2024).

Kedatangan puluhan buruh dalam satu pekan terakhir ini, untuk mendesak Bawaslu KBB segera mengambil langkah konkret terkait dugaan pelanggaran money politics yang terjadi selama pelaksanaan Pilkada 2024.

“Terlalu banyak informasi soal money politics yang terjadi pada Pilkada KBB. Tentunya ini harus diusut tuntas dan kami mendesak Bawaslu untuk mengusut tuntas,” kata Koordinator Koalisi 5 Serikat Pekerja Bandung Barat, Dede Rahmat.

Menurutnya, kedatangan buruh ke Bawaslu sebagai bukti dan tanda peduli penegakan hukum. Ingin demokrasi berjalan sesuai harapan sesuai harapan masyarakat yang melahirkan pemimpin pilihan rakyat.

” Kami tidak berpihak kepada siapapun, namun merasa resah lantaran masifnya politik uang dalam Pilkada Serentak 2024 di KBB. Oleh karena itu kami bakal menggelar aksi selama tiga hari,” tegasnya.

Aksi demo yang bakal digelar selama tiga hari berturut-turut tidak hanya ke Bawaslu, tapi juga ke KPU dan DPRD KBB.

Termasuk, mendatangi Kantor Bupati Bandung Barat untuk meminta pertanggungjawabannya dengan cara memanggil kepala dinas dan asosiasi yang ikut terafiliasi dan terlibat dalam dugaan pelanggaran money politics tersebut.

“Kami akan mendesak Bawaslu DPRD Bandung Barat untuk memanggil Ketua KPU, Ketua Bawaslu dan Kepala Dinas yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Bandung Barat,” ujarnya.

Ketua SP KEP SPSI KBB, Dadang Suhendar (Ramon) menyebut , aksi unjuk rasa para buruh sebagai bentuk kegundahan dan keresahan masyarakat akiba masifnyat dugaan pelanggaran money politics yang terjadi pada Pilkada kemarin.

“Aksi hari ini baru dilakukan oleh perwakilan serikat pekerja saja. Sehingga belum all out, namun kalau untuk hari Senin akan kami kerahkan banyak massa,” ujarnya

Ia menegaskan, pihaknya tidak bermaksud mendikte penyelenggara Pilkada baik KPU maupun Bawaslu. Namun, temuan yang ada di lapangan harus bisa dibuktikan.

“Ini menjadi bukti bahwa kami peduli terhadap pesta demokrasi yang bersih, jujur, dan adil,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu KBB, Riza Nasrul Falah Sopandi mengungkapkan pihaknya hingga saat ini sudah melakukan klarifikasi terhadap 23 saksi dan pelapor.

“Besok ada 3 laporan yang sedang diproses di Gakumdu. Bagaimana pun juga kita butuh waktu dan lingkungan yang tenang untuk memprosesnya. Sekarang kami tengah menindaklanjuti 4 laporan yang masuk,” tegas Riza.*

 

 

Pos terkait