RKPD KBB 2026 Menyelaraskan Asta Cita Presiden dan Janji Politik Kepala Daerah Terpilih

Pj Bupati Bandung Barat Ade Zakir.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Penyusunan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahun 2026 menyelaraskan kebijakan strategis Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, serta visi misi dan janji politik Kepala Daerah Terpilih.

“Dalam pelaksanaan penyusunan dokumen RKPD tahun 2026 ini kita harus memperhatikan dan harus menyelaraskan kebijakan kebijakan strategis yaitu :
Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden
Visi Misi dan Janji Politik kepala Daerah Terpilih,” kata Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Ade Zakir pada kegiatan Kick Off Meeting Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2026 di Mason Pine Hotel, Kamis (19/12/2024./).

Menurutnya, sinkronisasi antara dokumen perencanaan pusat, provinsi, dan daerah program makan sehat bergizi dan 45 indikator utama pembangunan yang harus di selesaikan secara bertahap oleh KBB.

Lebih jauh dijelaskannya, dalam penyusunan RKPD 2026, akan pula mengidentifikasi visi dan misi serta janji politik kepala daerah terpilih dengan menerjemahkan kata kunci visi kepala daerah terpilih, menerjemahkan misi kepala daerah terpilih.

“Serta kontribusi terhadap pencapaian misi
Identifikasi dan penerjemahan program unggulan kepala daerah terpilih,” ujarnya.

Sementara itu, gambaran umum Bandung Barat yang secara kewilayahan terdiri atas 16 kecamatan dan 165 desa memiliki luas wilayah 128.467 Ha, jumlah penduduk 1.884.191 Jiwa yang diproyeksikan akan terus meningkat hingga di tahun 2029 di perkirakan akan mencapai 1.998.600 Jiwa.

“Ini tentunya menjadi tantangan tersendiri dan tmenjadi tanggung jawab kita semua untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, diawali dengan menyusun perencanaan yang sejalan dengan permasalahan dan kebutuhan masyarakat yang harus kita penuhi,” tuturnya.

Selanjutnya dalam pencapaian pembangunan, kita ketahui bersama bahwa pada indikator IPM, capaian IPM tahun 2023 ditargetkan 68,66 poin dan capaian kita di 70.33 poin.

Pada indikator persentase penduduk miskin pada tahun 2023, persentasenya ada di angka 10,75 persen dan turun menjadi 10,52 persen di tahun 2023.

Kemudian tingkat pengangguran terbuka di targetkan turun ke 10,95 persen dapat di turunkan lagi menjadi 8,11 persen
Dengan pencapaian indikator-indikator tersebut dan beberapa indikator lainnya.

“Semoga kedepannya kita dapat berkomitmen untuk terus dapat mencapai target-target yang telah kita tetapkan dan menjadikan Bandung Barat bisa sejajar bahkan melebihi pencapaian di atas rata-rata daerah lain,” tukasnya.*

Pos terkait