SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung merencanakan pembangunan 3 flyover di kawasan rawan macet, yaitu Bojongsoang, Kopo-Sayati, dan Rancaekek-Dangdeur.
Rencana tersebut disampaikan Bupati Bandung Dadang Supriatna terkait dengan solusi untuk mengatasi kemacetan di tiga ruas jalan utama Kabupaten Bandung tersebut
“Rencana pembangunan ini telah dikonsultasikan dengan Gubernur Jawa Barat terpilih, Kang Dedi Mulyadi. Ini menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan di Bojongsoang, Dayeuhkolot, dan Baleendah,” kata Dadang Supriatna, Jumat (3/1/2025).
Menurutnya, keberadaan flyover menjadi solusi mengatasi kemacetan sehingga mobilitas warga menjadi lebih cepat. Selain itu, mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Bermunculannya pemukiman baru di tiga kawasan tersebut secara otomatis menambah volume kendaraan. Sementara di sisi lain, jalan yang ada tidak mengalami perubahan sehingga menimbulkan kemacetan.
Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini berharap Basic Engineering Design (BED) dari flyover Kopo-Sayati, Rancaekek-Dangdeur, dan Bojongsoang dapat segera rampung.
“Bila BED selesai, maka pelaksanaan fisik sudah bisa dikerjakan,” ujar Kang DS panggilan akrab Dadang Supriatna.
Rencana pembangunan flyover Kopo-Sayati mendapat sambutan positif warga. Salah seorang warga, Yuliana Astuti (48) mengapresiasi langkah Bupati Bandung tersebut.
“Sekalipun sudah ada tol Soroja, ternyata kemacetan di Kopo-Sayati masih belum teratasi. Faktornya, pertumbuhan kawasan pemukiman baru di daerah Kopo dan sekitarnya cukup pesat. Jadi masih kesulitan untuk mengakses Tol Soroja,” kata Yuliana.
Kemacetan ditiga kawasan tersebut puncaknya terjadi pada setiap pagi dan sore.





