Jumat Berkah

Dede Supriatna.(Dokumen pribadi)**

SATUMEDIA. ID – Jumat sering disebut “penghulu hari” (sayyidul ayyam) dan hari raya mingguan umat Islam. Sabda Rasulullah SAW , “Jumat adalah penghulu hari-hari dan hari yang paling mulia di sisi Allah “ (H.R Abu Lubabah bin Abdul RA).

Ada beberapa pahala diberikan bagi mereka yang melakukan ibadah sunnah di hari tersebut, karena hari Jumat hari diciptakannya Nabi Adam AS , juga hari Jumat hari yang suci bagi umat muslimin, akan dilipatgandakan pahalanya dan waktu dimana doa dikabulkan.

Bahkan, dalam sebuah hadits sahih yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud, Nasa’I, dan Tirmidzi disebutkan bahwa di hari Jumatlah Nabi Adam AS diciptakan.

Pada hariJumat dianjurkan membaca surat Al-Kahfi karena hukumnya sunnah. Sebab, terdapat riwayat yang mengatakan bahwa, barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi, maka akan dilindungi dari fitnahnya Dajjal. Artinya: Sebaik-baiknya hari di mana sang surya menyinarinya adalah hari Jumat. Selain itu sedekah yang diberikan dengan ikhlas pada Hari Jumat diyakini membawa keberkahan dalam rezeki.

Allah SWT berjanji untuk memberikan balasan yang melimpah kepada mereka yang bersedia berbagi dengan sesama. Sedekah pada Hari Jumat juga merupakan bentuk ibadah yang dapat mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.

Karena keutamaan hari Jumat sering dikatakan juga Jumma Mubarak berarti “Jumat Bahagia”, di mana Jumma berarti “Jumat” dan Mubārak berarti “diberkati” . Umat Muslim melaksanakan salat Jumat pada siang hari, sebagai bagian inti dari keyakinan Islam. Dan sedekah pada hari itu Jumat lebih mulia dibanding hari-hari selainnya ( HR Ibnu Khuzaimah).

Di beberapa masjid atas inisiatif warga atau jamaah menyediakan makanan dan minuman gratis terutama ditujukan kepada jamaah usai salat Jumat baik berupa snack, nasi kotak atau makanan cemilan lainnya.

Selain penuh berkah, hari Jumat juga dianggap sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa. Mengutip dari dalil yang diriwayatkan Abu Dawud, disebutkan jika di hari Jumat selama 12 jam ada satu waktu apabila seorang muslim berdoa, maka akan Allah SWT berikan.

Adapun waktunya disebut ada di penghujung hari . Seperti diungkapkan tadi hari terbaik di mana matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat. Pada hari itu Adam AS diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan daripadanya dan kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jumat.” (H.R Muslim).

Selain itu, keutamaan hari Jumat berikutnya yakni merupakan satu-satunya waktu suci di antara hari-hari lainnya. Maka dari itu, diwajibkan bagi para lelaki maupun wanita muslim untuk senantiasa beribadah kepada Allah dan meninggalkan urusan dunia seketika.

Al Quran menyerukan pentingnya hari Jumat sebagai hari suci untuk beribadah dalam sebuah surat yang disebut “Al-Jumah,” yang berarti hari berjamaah, yang juga merupakan kata untuk hari Jumat dalam bahasa Arab.

Menurut Ustadz Athariq Faisal ada beberapa keutamaan hari Jumat diantaranya , setiap yang bersedekah pada hari Jumat pahalanya akan dilipatgandakan, ini sesuai firman Allah SWT pada QS Al-Baqarah ayat 254 yang berbunyi:“Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari ketika tidak ada lagi jual beli, tidak ada lagi persahabatan, dan tidak ada lagi syafaat. Orang-orang kafir itulah orang yang zalim.”

Kita sudah pasti tahu bahwa kita semua berasal dari keturunan Nabi Adam AS. Sebagai manusia pertama yang istimewa, ternyata beliau Allah SWT ciptakan di hari Jumat. Sesuai sabda Rasulullah SAW , “Sebaik-baik hari dimana matahari terbit di saat itu adalah hari Jum’at. Pada hari ini Adam diciptakan, hari ketika ia dimasukan ke dalam Surga dan hari ketika ia dikeluarkan dari Surga. Dan hari Kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jum’at.”( HR Imam Muslim ).

Selanjutnya, keutamaan hari Jumat adalah yaitu hari ini adalah hari yang paling tepat untuk memohon pada Allah SWT. Perbanyaklah berdoa di hari Jumat, karena Rasulullah SAW telah menyampaikan bahwa ini merupakan hari di mana doa-doa didengar dan dikabulkan oleh Allah SWT.

“Di hari Jumat itu terdapat satu waktu yang jika seorang Muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.’ Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu.” (HR. Bukhari ).

Ada beberapa pendapat tentang waktu yang disebutkan dalam hadis tersebut, yaitu: pada saat imam duduk di waktu salat Jumat hingga dilaksanakannya ibadah tersebut dengan dasar :“Dari Abu Burdah bin Abi Musa al-Asy’arRadhiyallahu anhubahwa ‘Abdullah bin ‘Umar Radhiyallahu anhuma berkata padanya, “Apakah engkau telah mendengar ayahmu meriwayatkan hadits dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sehubungan dengan waktu ijaabah pada hari Jum’at?” Lalu Abu Burdah mengatakan, ‘Aku menjawab, ‘Ya, aku mendengar ayahku mengatakan bahwa, ‘Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Yaitu waktu antara duduknya imam sampai shalat dilaksanakan.’” (HR. Muslim ).

Pendapat lain waktu hingga setelah Ashar berdasarkan hadist “Hari Jum’at itu dua belas jam. Tidak ada seorang Muslim pun yang memohon sesuatu kepada Allah dalam waktu tersebut melainkan akan dikabulkan oleh Allah. Maka peganglah erat-erat (ingatlah bahwa) akhir dari waktu tersebut jatuh setelah ‘Ashar.” (HR. Abu Daud dan HR. Nasa’i )

Keutamaan hari Jumat selanjutnya dapat dilihat dari adanya ibadah khusus yang diutamakan bagi laki-laki yaitu salat Jumat .Pada hari Jumat, umat muslim disyariatkan untuk melaksanakan salat Jumat.Ini merupakan ibadah spesial yang khusus dilakukan di hari tersebut saja. Sesuai firman Allah SWT , “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jum‘at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad bersabda:“Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at seperti mandi Janaba lalu pergi untuk salat (pada jam pertama yaitu lebih awal), maka seolah-olah dia telah menyembelih seekor unta (di jalan Allah); dan barang siapa yang pergi pada jam kedua seolah-olah dia telah menyembelih seekor sapi; dan siapa yang pergi pada jam ketiga, maka dia telah menyembelih seekor domba jantan bertanduk; dan jika seseorang pergi pada jam keempat, maka seolah-olah dia telah menyembelih seekor ayam betina.; dan barangsiapa yang pergi pada jam kelima maka seolah-olah dia telah mempersembahkan sebutir telur. Ketika Imam keluar (yakni mulai menyampaikan khutbah), para malaikat hadir untuk mendengarkan khutbah.” (HR. Bukhari dan Muslim ).

Keutamaan hari Jumat juga ditandai dengan ditetapkannya hari tersebut sebagai hari kiamat.Sesuai sabda Rasulullah SAW. “ Sebaik-baik hari adalah hari Jumat, karena pada hari itulah Adam diciptakan. Pada hari itu pula ia dimasukkan ke dalam surga dan pada hari itu pula ia dikeluarkan daripadanya. Dan hari kiamat tidak terjadi kecuali pada hari Jumat.” (HR. Muslim ).

Meskipun tak ada yang tahu kapan pastinya hari kiamat, namun dapat diyakini bahwa hari itu akan datang di hari Jumat.

*Penulis Dede Supriatna alumni Tahassush Kulliyatil Muballighin Assyakur Angkatan 31/2023 dan lulusan Magister Ekonomi Pembangunan FEB UGM

.

Pos terkait