Vanenburg dan Luka di Rumah Sendiri

Vanenburg Gagal membawa Garuda Muda ke Asia.(instagram @timnasindonesia).**

SATUMEDIA.ID- Gerald Vanenburg, pelatih Timnas Indonesia U23 ini telah menukangi tim dalam 2 event. Yang pertama ialah Piala AFF U23 yang hasilnya menjadi Runner-up dan event yang terakhir Kualifikasi Piala Asia U23 yang hasilnya gagal membawa Garuda Muda lolos ke Arab Saudi tahun depan.

Vanenburg ditunjuk untuk melatih Garuda Muda pada tanggal 24 Januari 2025 lalu. Dengan nama besarnya sebagai mantan punggawa Timnas Belanda yang meraih gelar Piala Eropa 1988, tentu ekspetasi tinggi disematkan kepada mantan rekan satu tim Ruud Gullit ini.

Tapi yang terjadi adalah ia gagal membawa Timnas Indonesia U23 menjadi juara di ajang AFF U23, padahal Indonesia adalah tuan rumah dari turnamen se-Asia Tenggara tersebut. Secara kualitas permainan memang tidak buruk, namun penyelesaian akhir menjadi masalah Garuda Muda pada ajang tersebut. Tercatat hanya melawan Brunei U23 saja Garuda Muda mampu mencetak gol melalui skema open play.

Di Kualifikasi Piala Asia U23 2026, misi Vanenburg untuk membawa Garuda Muda kembali ke Piala Asia U23 dibebankan padanya. Prestasi Timnas Indonesia U23 di ajang ini sangat baik sebelumnya yaitu berhasil menembus Semifinal Piala Asia U23 2024 lalu. Ekspetasi untuk mengulang prestasi tersebut sangat masuk akal disematkan kepadanya, apalagi Indonesia menjadi tuan rumah Kualifikasi tersebut.

Sayang seribu sayang, penyelesaian akhir masih menjadi masalah bagi skuad Gerald Vanenburg. Gagal memenangkan pertandingan pembuka menghadapi Laos U23 yang berakhir dengan skor 0-0, otomatis langkah Indonesia U23 untuk lolos ke putaran final menjadi berat.

Di laga kedua menghadapi Makau U23, tim ini sukses menang 6-0. Tapi syarat untuk lolos ke putaran final adalah harus mengalahkan Korea Selatan U23 sebagai pemuncak klasemen grup J. Laga yang berlangsung hari Selasa (9/9) kemarin berakhir untuk kemenangan tim tamu 0-1.

Permainan Timnas Indonesia U23 yang lebih menguasai penguasaan bola dibandingkan membuat peluang tentu tidak cukup untuk membawa tim ini berprestasi. Masalah yang sama sejak Piala AFF U23 belum bisa teratasi oleh Gerald Vanenburg, bahkan topskor Piala AFF U23 Jens Raven tidak mampu mencetak gol dalam Kualifikasi ini.*

Pos terkait