SATUMEDIA.ID – Kasus Covid-19 di Thailand melonjak tajam. Berdasarkan data Departemen Pengendalian Penyakit (DDC) Thailand terjadi 374 ribu kasus Covid-19 sepanjang tahun 2025. Tercatat 84 orang dilaporkan meninggal dunia.
Sementara itu, di Indonesia pada periode 25-31 Mei 2025, terjadi penambahan 7 kasus baru Covid-19.
Mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19,
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) meningkatkan kesiagaan dalam menghadapi potensi kembalinya penyakit tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan KBB, Ridwan Abdullah Putra menyebut seluruh sistem deteksi, respons cepat, dan mitigasi telah diaktifkan kembali sebagai bentuk antisipasi dan perlindungan masyarakat.
“Saat ini seluruh fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas dan rumah sakit rujukan, sudah dalam status siaga,” kata Ridwan, Sabtu (8/6/2025).
Ia menambahkan, Pemkab Bandung Barat telah membentuk Satgas Covid -19 lintas sektor hingga ke tingkat desa. Kemudian berkolaborasi dengan TNI, Polri, relawan, dan komunitas lokal dalam kegiatan tracing dan edukasi.
“Berbekal gelombang pandemi selama 2020–2022, Pemkab Bandung Barat telah membentuk Satgas Covid -19 lintas sektor,” tandasnya.
Dalam menghadapi potensi lonjakan kasus baru, lanjut Ridwan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah mengaktifkan kembali tim surveilans dan deteksi dini di seluruh Puskesmas.
Adapun ruang isolasi pasien Covid-19 di RSUD Lembang, RSUD Cikalongwetan, dan RSUD Lembang masih ada meski dengan jumlah terbatas. Yakni sekitar 5-10% dari total tempat tidur yang ada.
Kemudian menyediakan stok masker, alat pelindung diri (APD) dan logistik medis yang cukup untuk 3 bulan ke depan. Serta menyiapkan skema isolasi terpusat dan referral rumah sakit sesuai protokol terkini Kementerian Kesehatan.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kebersihan, memakai masker di ruang tertutup atau padat, dan segera melapor jika mengalami gejala gangguan pernapasan. Serta meluncurkan program edukasi “Jaga Diri, Jaga Sesama”.
“Menghadapi masalah Covid-19 kami terus menjalin kemitraan dengan berbagai sektor, termasuk koordinasi rutin dengan Dinas Pendidikan, BPBD, Satpol PP, dan stakeholder lain,” ujarnya.
Sementara itu vaksinasi massal telah dilakukan yang menjangkau lebih dari 95% sasaran. Hingga pengaktifan Public Safety Center (PSC) 119 sebagai garda depan layanan kegawatdaruratan Covid-19.*





