SATUMEDIA.ID – Sky Walk Al Fathu Soreang yang menghubungkan antara Masjid Al Fathu dengan Mall Pelayanan Publik yang juga dikenal Menara Sabilulungan dibangun di era Bupati Bandung Dadang M. Naser.
Sky Walk Al Fathu yang berfungsi sebagai jembatan penyeberangan orang (JPO) menjadi salah satu proyek prestisius. Dibangun selama dua tahun, dari 2019 dan beres 2020.
Bukan jembatan penyebrangan biasa, namun bentuknya yang artistik sehingga menjadi salah satu ikon Kabupaten Bandung. Sky walk yang menghabiskan anggaran total hingga Rp 50 miliar tersebut berfungsi sebagai pusat perekonomian dan layanan masyarakat terpadu.
Pada awal berdiri, begitu banyak orang yang mengabadikan baik dengan kamera handphone maupun kamera profesional. Akan terasa semakin menawan ketika malam, pesona cahaya lampunya memberikan kesan mewah.
Warna kuning emas Sky Walk Al Fathu, tampaknya disesuaikan dengan warna Partai Golkar yang merupakan “rumah politik” Bupati Dadang M. Naser.
Kini, bukan Partai Golkar lagi yang berkuasa melainkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memiliki warna dominan hijau. Bupati Bandung saat ini, Dadang Supriatna yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung mengganti warga kuning dengan hijau.
Tak ada perubahan yang berarti, hanya saja warna besi yang berada di sisi kiri dan kanan sky walk berubah warna menjadi hijau.
Lalu bagaimana kondisinya sekarang, berdasarkan pantauan Satumedia di lapangan, Selasa (12/8/2025) kondisinya cukup terawat. Lantai keramiknya pun terlihat masih baru dan bersih.
Hanya memang jika berjalan pada siang hari, di tengah terik matahari akan terasa panas menyengat. Begitupun ketika turun hujan tidak ada tempat untuk berteduh.
Pastinya, waktu yang tepat untuk jalan-jalan di Sky Walk Al Fathu pada sore hari. Tentunya bukan saat turun hujan.
Jadi, Sky Walk Al Fathu recommended untuk dijadikan tempat untuk swa foto. Sebuah jembatan unik yang layak dikunjungi.*





