SATUMEDIA.ID – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mewujudkan komitmennya untuk membantu sesama yang berada di bawah garis kemiskinan ataupun sedang menghadapi persoalan ekonomi.
Bantuan sosial diberikan PKB melalui Bale Zakat dan Sodaqoh (Bazas) Jawa Barat kepada keluarga Usep yang tinggal di Kampung Bonjot RT 01/RW 13, Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kehidupan keluarga ini sempat menjadi sorotan publik setelah kondisi mereka yang sangat memprihatinkan viral di media sosial.
Usep hidup dalam serba keterbatasan. Mereka menempati rumah sederhana yang berdinding bilik bambu, berlantai tanah, dengan atap yang sudah rapuh dan kerap bocor ketika hujan turun.
Di dalam rumah yang sempit itu, tempa berusaha bertahan dengan segala kekurangan, tanpa fasilitas layak yang seharusnya bisa menopang kehidupan mereka sehari-hari.
Dalam keseharian, Usep hanya bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Pendapatan yang sangat kecil itu bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok, apalagi biaya pendidikan atau kesehatan anak-anaknya. Keluarga ini seringkali harus menahan lapar, mengenakan pakaian seadanya, dan bergantung pada uluran tangan tetangga yang peduli. Gambaran kehidupan mereka menunjukkan betapa beratnya perjuangan untuk sekadar bertahan hidup.
Melihat kondisi tersebut, PKB melalui Bazas Jabar menyalurkan bantuan berupa pakaian layak pakai dan paket sembako. Bantuan ini dimaksudkan untuk meringankan beban keluarga Usep, agar mereka bisa merasakan kebahagiaan sederhana: memiliki pakaian yang layak dipakai dan makanan yang cukup untuk beberapa waktu ke depan.
Kehadiran bantuan ini sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian PKB terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan hidup.
Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Ketua Komisi 1 DPRD Bandung Barat, Sandi Supyandi, yang tergerak hatinya setelah mengetahui kondisi keluarga Usep. Ia menegaskan bahwa politik tidak boleh berhenti pada janji atau wacana, tetapi harus hadir dalam bentuk nyata di tengah masyarakat.
“Kondisi keluarga bapak Usep sungguh menyentuh hati. Slogan Politik PKB ialah Peduli Umat Melayani Rakyat, dan kami hadir untuk sedikit meringankan beban mereka,” ujar Sandi, Jumat (4/9/2025).
Bantuan disalurkan PKB ini disambut rasa syukur oleh keluarga Usep. Raut lega terlihat jelas di wajah mereka saat menerima bantuan sembako dan pakaian layak. Anak-anak mereka tersenyum gembira, menikmati perhatian yang mungkin selama ini jarang mereka dapatkan. Kebahagiaan sederhana ini menjadi bukti bahwa perhatian kecil sekalipun dapat membawa dampak besar bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan.
“PKB Bandung Barat menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi panggilan kemanusiaan yang harus menjadi pengingat bagi kota semua. Melalui Bazas Jabar, partai ini berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang paling membutuhkan, membuka ruang solidaritas, serta memperkuat kepedulian sosial di setiap lini kehidupan,” tutur Sandi.
Namun, kondisi ini juga menjadi alarm serius bagi kita semua terutama bagi para pemangku kebijakan. Masih banyak warga yang hidup dalam keterbatasan ekstrem, namun belum terjangkau oleh perhatian dan kebijakan yang berpihak kepada mereka, kami selalu terbuka dan siap bermitra dengan pemerintah untuk juga membantu pengentasan masalah-masalah sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.
Dengan adanya bantuan ini, PKB berharap dapat menginspirasi semua pihak untuk lebih peka terhadap permasalahan sosial masyarakatnya.
“PKB Bandung Barat melalui Bazaa Jabar akan terus mengawal agenda kemanusiaan ini dan membuka diri untuk bermitra dan berkolaborasi dengan siapapun, agar Bandung Barat tumbuh menjadi daerah yang lebih peduli, lebih sejahtera, dan lebih mengedepankan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” pungkasnya.*





