SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat melakukan sejumlah pergeseran pejabat eselon 2 atau jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Ada 14 pejabat yang digeser posisinya ke jabatan baru.
Para pejabat yang mengalami pergeseran dilantik oleh Bupati Jeje Ritchie Ismail di Lantai 3 Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung Barat pada Kamis (11/9/2025).
Usai menghadiri pelantikan, Ketua Komisi III DPRD KBB, Pither Tjuandys menyampaikan aspirasi kepada Pemkab Bandung Barat yang telah melakukan rotasi dan mutasi.
Menurutnya, pelaksanaan rotasi mutasi dan pelantikan ini sepenuhnya berlandaskan regulasi, dan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dengan demikian, pelaksanaan pelantikan tidak hanya memenuhi aspek hukum, tetapi juga menjamin kepastian dalam tata kelola kepegawaian.
“Ada tiga mitra Komisi III yang kepala dinasnya terkena mutasi, yaitu Kepala Dishub, Kepala PUTR, dan Kepala Diskominfotik,” sebutnya.
Yoppie Indrawan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) kini menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
Kemudian, saudara Fauzan Azima yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) naik menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
“Lalu Kadishub sendiri sekarang dijabat saudara Mochamad Ridwan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Penataan Umum dan Tata Ruang (PUTR),” sebutnya.
“Untuk jabatan Kepala Diskominfotik sendiri sekarang diisi oleh saudara Ronny Rudyana yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD KBB. Sedangkan, untuk jabatan Sekwan diisi saudara Ricky Riyadi yang sebelumnya menjabat Kepala Disperindag,” sambungnya.
Menurutnya, penempatan ketiga kepala dinas yang menjadi mitra kerjanya dalam rotasi mutasi itu dinilai tepat. Sebab, secara teknis ketiganya mampu bekerja dimapun ditempatkan, seperti Pak Ridwan yang kini menjabat Kepala Dinas Perhubungan.
“Pejabat sebelumnya di Dishub Pak Fauzan menjadi asisten sudah tepat dan saudara Rony yang mengisi jabatan Kepala Diskominfotik saya harap yang bersangkutan bisa menjalankan SKPD-nya dengan baik. Begitupun Pak Yoppie,” tuturnya.
Ia juga menyoroti rotasi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Asep Dendih yang kini menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dinilai tepat lantaran masih berkaitan dengan pendidikan.
“Ke-14 pejabat eselon II itu sudah ditempatkan dengan baik oleh Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, serta Sekda. Karena itu hak perogratif bupati dan BKPSDM sudah melakukan mekanismenya sesuai aturan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Pither juga memberikan saran kepada Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, serta Sekda terkait penempatan jabatan Pelaksana Tugas (Plt) di sejumlah dinas yang kosong.
“Sebagai mitra Komisi III, saya sarankan jabatan Plt di Dinas PUTR harus diseleksi dan dikaji orang yang tepat, paham dan sudah bekerja lama di PUTR,” ungkapnya.
“Karena salah satu program yang sedang berjalan seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan dan lainnya harus bisa dilakukan oleh orang yang ahli dan paham,” sambungnya.
Pither berharap baik Bupati dan Wakil Bupati, serta Sekda KBB bisa menempatkan orang yang betul-betul paham dalam hal infrastruktur.
“Kita berharap para Sekdis bisa diberikan kepercayaan untuk menjadi Plt di dinas yang kosong, seperti Dinas PUTR, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Bapenda dan lainnya,” imbuhnya.
“Harus orang yang paham dan berkecimpung di bidang tersebut, sehingga tidak kaku dan melanjutkan program yang benar dan kalau belum dia harus bisa memperbaiki. Terpenting bisa melakukan gebrakan selama memimpin,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, imbas dari pergeseran 14 pejabat itu menyebabkan lima jabatan di dinas strategis menjadi kosong. Kelima dinas yang kosong adalah jabatan Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Bapenda, Kepala Dinas Penanaman Modal
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP), dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik).*





