SATUMEDIA.ID – Selama hampir 10 tahun, jalan Desa Mekarwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak tersentuh perbaikan. Sampai akhirnya pada 2025 ini, jalan sepanjang 5,4 kilometer di Mekarwangi diperbaiki.
Perbaikan jalan berawal dari usulan Musrembang. Keluhan jalan disampaikan warga kepada Ketua Komisi III DPRD KBB, Pither Tjuandys yang kemudian ditindaklanjuti dengan mendorong ke pemerintah pusat.
Kepala Desa Mekarwangi, Enjang Sumpena mengucapkan terima kasih kepada Pither Tjuandys yang telah membantu mengusulkan perbaikan jalan di Desa Mekarwangi.
“Alhamdulillah berkat dorongan dan perjuangan pak Pither Tjuandys, perbaikan jalan yang lama diidamkan masyarakat Mekarwangi terwujud. Anggaran perbaikan sebesar Rp4,5 miliar bersumber dari APBN atau pemerintah pusat,” kata Kepala Desa Mekarwangi, Enjang Sumpena usai perayaan Milangkala Desa Mekarwangi, Kecamatan Lembang ke-42 pada Sabtu (13/9/2025).
Enjang menjelaskan, kondisi jalan Desa Mekarwangi ini sudah rusak dan tak kunjung diperbaiki selama hampir 1 dekade.
Namun dengan adanya perbaikan jalan tersebut, pihaknya berharap roda perekonomian, khususnya pertanian bisa berjalan dengan baik.
“Warga Desa Mekarwangi rata-rata berprofesi sebagai petani. Jadi mudah-mudahan bisa memudahkan aksesibilitas ekonomi mereka,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Pither Tjuandys berharap bahwa perbaikan jalan dan pembangunan lainnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Mekarwangi dan Kecamatan Lembang.
“Perbaikan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat Desa Mekarwangi,” kata politisi Partai Demokrat ini.
Pither menyatakan bahwa pembangunan di wilayah Lembang berfokus pada perbaikan jalan yang tidak tersentuh Pemkab Bandung Barat.
“Selain di Mekarwangi, perbaikan jalan yang sudah saya selesaikan itu Jalan Baru Adjak, Jalan Minatu. Lalu Jalan Pegadaian depan Alun-alun Lembang akan saya bereskan bulan depan,” terangnya.
Kemudian, lanjut Pither, ada bantuan keuangan yang pihaknya berikan untuk Desa Suntenjaya sebesar Rp200 juta, Desa Cipada Rp200 juta dan Desa Jayagiri sebesar Rp200 juta yang didorong untuk pembangunan di wilayahnya masing-masing.
“Sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen untuk membantu mengembalikan uang rakyat kepada rakyat,” tandasnya.*





