Kades Cikahuripan Apresiasi Warga Tanam Pohon Pisang di Lubang Jalan Alternatif Manoko – Lembang

Belasan pohon pisang ditanam warga di Jalan Alternatif Manoko-Lembang, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, KBB, Senin (15/9/2025).(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Kekesalan warga Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang “menanam” batang pisang di lubang jalan alternatif Manoko-Lembang ternyata mendapat apresiasi.

Salah satunya dukungan datang dari Kepala Desa Cikahuripan, Oman Haryanto. Ia menyebut, aksi protes dengan menanam pohon pisang di jalan berlubang merupakan hal yang wajar. Pasalnya, jalan kabupaten yang merupakan akses utama itu tak kunjung diperbaiki dan memicu kecelakaan.

“Saya sebagai Kades Cikahuripan memohon kepada pemerintah untuk segera merealisasikan perbaikan jalan, saya paham dana selalu kurang, tapi saya selama 6 tahun menjabat sangat menanti realisasinya,” kata Oman Haryanto, Senin (15/9/2025).

Oman mengungkapkan bahwa jalan rusak di Desa Cikahuripan sepanjang 2.100 meter atau 2,1 kilometer. Menurutnya, perbaikan jalan harus dilakukan dengan betonisasi karena karakteristik tanahnya yang mudah ambles dan konturnya wilayahnya didominasi gunung dan perbukitan.

“Upaya perbaikan jalan kabupaten yang rusak di Desa Cikahuripan sudah diajukan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) setiap tahunnya. Saya berharap tahun ini perbaikan jalan dapat terealisasi sehingga tidak ada lagi warga yang celaka akibat jalan rusak dan berlubang,” harapnya.

Diketahui, jalan yang melewati Kampung Pojok Tengah RW05, Kampung Manoko RW03 dan Kampung Binahurip RW09 itu menjadi akses utama yang menjadi pendukung ekonomi warga.

Oman mengatakan, jalan kabupaten ini sebenarnya belum mendapat perbaikan dari pemerintah sejak 2020.

“Sebenarnya, sejak saya jadi kepala desa dari 2020 belum ada perbaikan dari kabupaten. Mungkin karena belum ada waktunya. Tapi yang pasti mah mungkin dananya belum turun atau kurang,” kata Oman.

Tanggapan Komisi III DPRD KBB

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Pither Tjuandys, telah menerima informasi tentang aksi warga Desa Cikahuripan yang menanam pohon pisang di jalan rusak.

Menurut Pither, upaya perbaikan jalan kabupaten yang rusak tersebut sudah diusulkan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) pada tahun 2024 dan 2025, namun belum ada realisasi.

Setelah menerima kabar tentang aksi warga, Pither mengaku berinisiatif menghubungi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk segera mengambil tindakan.

Ia juga menghubungi kepala desa, camat, dan RW untuk memberitahukan bahwa keluhan warga sudah diterima dan akan ditindaklanjuti.

Pihak Dinas PUTR KBB melalui Kepala Bidang Jalan, Asep Indra, dan konsultan telah melakukan peninjauan ke lokasi jalan rusak. Mereka melakukan pengukuran dan perencanaan untuk menentukan biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan sepanjang 2.100 meter atau 2,1 kilometer.

Pither menyatakan bahwa langkah perbaikan jalan rusak tidak semudah membalikkan telapak tangan karena harus melalui mekanisme input anggaran.

“Namun, Komisi III DPRD KBB akan mendorong Dinas PUTR agar perbaikan jalan di Desa Cikahuripan dapat dianggarkan di tahun 2026 dengan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun APBD KBB 2026,” pungkasnya.*

Pos terkait