SATUMEDIA.ID – Di tengah bencana hidrometrologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, semangat kemanusiaan datang dari Kabupaten Bandung Barat (KBB). Agus Nurjaman, perawat RSUD Cililin, turut ambil bagian dalam misi kemanusiaan Kementerian Kesehatan untuk memulihkan layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana.
Dengan dedikasi penuh, Agus rela meninggalkan keluarga demi membantu masyarakat yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana. Ia tergabung sebagai Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch 2 yang diterjunkan langsung ke Aceh Tamiang.
“Sebagai insan kesehatan, saya tergerak untuk memberikan pelayanan. Ini murni panggilan kemanusiaan,” ujar Agus, Jumat (9/1/2026).
Agus menyebutkan, persiapan yang dilakukan tidak hanya sebatas fisik, tetapi juga mental. Ia menyadari, kondisi di lokasi bencana kerap tak terduga dan menuntut ketangguhan emosional para relawan.
“Selama ini kita hanya menonton bencana lewat layar ponsel. Tidak ada yang bisa menjamin, besok kita tidak berada di posisi yang sama,” katanya.
Dalam misi kemanusiaan ini, Kementerian Kesehatan memobilisasi sebanyak 200 relawan dari berbagai daerah di Indonesia. Para relawan yang tergabung dalam Batch 2 akan bertugas selama 14 hari ke depan dan disebar ke sejumlah wilayah terdampak, antara lain Aceh Tamiang, Bener Meriah, Takengon, dan Gayo Lues. Mereka berasal dari beragam profesi kesehatan, mulai dari perawat, dokter, hingga tenaga kesehatan lainnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB, Lia Nurliana Sukandar, mengatakan keterlibatan tenaga kesehatan KBB merupakan bagian dari upaya mendukung transformasi sistem kesehatan nasional yang dicanangkan Kementerian Kesehatan.
“Salah satu sasaran strategis transformasi sistem kesehatan adalah menguatnya sistem penanganan bencana dan kedaruratan kesehatan. Penyiapan SDM kesehatan yang kompeten dan siap dimobilisasi menjadi indikator penting keberhasilan,” ujar Lia.
Ia menambahkan, program Tenaga Cadangan Kesehatan merupakan terobosan Kementerian Kesehatan dalam membangun ketahanan kesehatan nasional.
“Alhamdulillah, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat dapat berpartisipasi dalam penanganan krisis kesehatan di Aceh Tamiang. Salah satunya melalui Kang Agus Nurjaman, S.Kep., perawat RSUD Cililin yang saat ini bertugas sebagai TCK Batch 2,” katanya.
Lia berharap Agus dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat terdampak bencana.
“Tetap sehat dan semangat, karena tenaga dan dedikasi Anda sangat dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di sana,” ujarnya.*





