Pemkab Bandung Tancap Gas Tangani Banjir Bandang, Lebar Sungai Cisunggalah Dikembalikan 8 Meter

Bupati Bandung Dadang Supriatna memimpin rapat penanganan banjir Majalaya, Jumat (13/2/2026) malam.(Instagram Dadang Supriatna).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung bergerak cepat menangani dampak banjir bandang yang melanda wilayah Bojongkeusik, Majalaya, Rabu (11/2/2026) malam, setelah tanggul Sungai Cisunggalah jebol sepanjang 12 meter dengan tinggi sekitar tiga meter.

Derasnya arus air akibat hujan lebat di wilayah hulu menyebabkan ketinggian air mencapai sekitar 120 sentimeter dan merendam permukiman warga. Sebanyak 310 warga di RW 01 Desa Bojong terdampak, meliputi tiga rukun tetangga (RT). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun banjir menyisakan lumpur tebal, sampah, dan material yang menutup akses jalan serta rumah warga.

Bupati Bandung Dadang Supriatna langsung memimpin rapat terbatas bersama BPBD, DPUTR, Disperkimtan, Dinsos, dan dinas terkait lainnya untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan terkoordinasi.

“Situasi ini menuntut keputusan cepat dan terukur. Tidak boleh ada keterlambatan dalam melindungi warga,” ujar Dadang dikutip dari akun Instagramnya, Sabtu (14/2/2026).

Sejumlah langkah strategis segera dijalankan, mulai dari percepatan penanganan darurat bagi warga terdampak hingga rencana normalisasi Sungai Cisunggalah. Pemerintah daerah menargetkan pengembalian lebar sungai menjadi delapan meter guna mencegah banjir serupa, mengingat saat ini terjadi penyempitan akibat bangunan yang mendekati bantaran.

Pemkab Bandung juga meminta Pemerintah Desa Bojong dan Desa Panyadap segera menggelar musyawarah desa untuk membahas penataan wilayah secara terbuka. Warga terdampak akan difasilitasi hunian sementara serta biaya kontrak yang ditanggung pemerintah selama proses penataan dan pelebaran sungai berlangsung.

Setelah normalisasi selesai, pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan menyeluruh terhadap rumah warga agar kembali layak huni dan aman.*

Pos terkait