Pemkab Bandung Beri ‘Kadeudeuh’ untuk Atlet dan Pelatih Peraih Medali FORNAS VIII

Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan apresiasi berupa uang “kadeudeuh” kepada para atlet dan pelatih peraih medali pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII Nusa Tenggara Barat 2025. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Gedung Mohamad Toha, Soreang, Jumat (6/3/2026). (Dok.Diskominfo Kabupaten Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Bandung memberikan apresiasi berupa uang “kadeudeuh” kepada para atlet dan pelatih peraih medali pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII Nusa Tenggara Barat 2025. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna di Gedung Mohamad Toha, Soreang, Jumat (6/3/2026).

Sebanyak 30 atlet dan pelatih menerima penghargaan tersebut secara simbolis. Mereka terdiri dari 14 peraih medali emas, 9 peraih medali perak, dan 7 peraih medali perunggu.

Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati, menyampaikan bahwa kontribusi atlet Kabupaten Bandung pada ajang FORNAS VIII sangat signifikan bagi Jawa Barat.

Menurutnya, Kabupaten Bandung tercatat sebagai penyumbang medali terbanyak yang membantu Jawa Barat kembali meraih gelar juara umum nasional.

“Pada ajang FORNAS VIII NTB 2025, Kabupaten Bandung berhasil meraih 26 medali emas, 15 medali perak, dan 19 medali perunggu. Atas capaian tersebut, Kabupaten Bandung juga menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat sebagai penyumbang medali terbanyak,” ujar Emma.

Emma menilai prestasi tersebut menunjukkan bahwa olahraga masyarakat di Kabupaten Bandung terus berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional.

Ia juga berharap dukungan pemerintah daerah terhadap para pegiat olahraga masyarakat, termasuk pemberian uang kadeudeuh, dapat terus dipertahankan.

“Ini bentuk perhatian dari Bupati Bandung kepada para atlet dan pelatih. Mudah-mudahan meskipun ada penyesuaian anggaran, apresiasi bagi atlet berprestasi tetap bisa dipertahankan,” katanya.

Selain itu, KORMI Kabupaten Bandung juga berencana menggelar kegiatan Bandung Bedas Community Sport pada April mendatang dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ajang olahraga bagi masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi serta menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Dalam kesempatan yang sama, Emma memaparkan hasil pengukuran partisipasi olahraga masyarakat yang dilakukan pada Oktober hingga Desember 2025. Hasilnya menunjukkan lima kecamatan dengan tingkat partisipasi olahraga tertinggi, yakni Kecamatan Margahayu (86,6 persen), Kecamatan Cimaung (83,3 persen), Kecamatan Kutawaringin (76,1 persen), Kecamatan Cimenyan (71,6 persen), dan Kecamatan Cilengkrang (64,4 persen).

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi kekompakan dan konsistensi KORMI Kabupaten Bandung dalam membina para penggiat olahraga masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh jajaran KORMI Kabupaten Bandung yang tetap solid dan terus mendukung para penggiat serta atlet olahraga masyarakat,” ujar Dadang.

Menurut Dadang, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi berdampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat. Hal ini juga dinilai berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung, khususnya melalui indikator angka harapan hidup.

Pemerintah Kabupaten Bandung berharap apresiasi yang diberikan dapat memotivasi para atlet dan pelatih untuk terus berprestasi serta mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.*

Pos terkait