SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengusulkan sebanyak 106 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun anggaran 2026.
Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung Barat, Rega Wiguna, mengatakan usulan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
“Bandung Barat mengusulkan 106 formasi CPNS untuk TA 2026,” ujar Rega, Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan, dari total formasi yang diajukan, sekitar separuhnya dialokasikan untuk tenaga kesehatan dan tenaga kependidikan. Sementara sisanya diperuntukkan bagi tenaga teknis.
Menurut Rega, kebijakan pengadaan CPNS tahun ini mengacu pada prinsip zero growth, yakni rekrutmen hanya dilakukan untuk menggantikan pegawai yang pensiun tanpa menambah beban anggaran baru.
“Pengadaan CPNS 2026 menerapkan kebijakan zero growth, sehingga hanya menggantikan pegawai yang pensiun,” jelasnya.
Setiap tahun, jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa pensiun di Kabupaten Bandung Barat tergolong tinggi. Rata-rata mencapai lebih dari 450 orang, baik dari kalangan PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Pada 2026 saja, tercatat sebanyak 435 PNS dan 50 PPPK telah pensiun. Hingga Maret 2026, jumlah PNS di lingkungan Pemkab Bandung Barat tersisa 4.815 orang.
Adapun jika digabung dengan PPPK dan PPPK paruh waktu, total pegawai di Kabupaten Bandung Barat mencapai sekitar 13.900 orang. Rinciannya, sebanyak 3.316 merupakan PPPK dan 5.805 lainnya PPPK paruh waktu.
Meski usulan formasi telah disampaikan, jadwal resmi pelaksanaan seleksi CPNS 2026 masih belum diumumkan. BKPSDM Kabupaten Bandung Barat saat ini masih menunggu kepastian dari Kemenpan RB.
“Untuk jadwal pelaksanaan, kami masih menunggu pengumuman resmi dari Kemenpan RB,” pungkas Rega.*





