DLH Cimahi Ungkap Penyebab Pohon Tumbang: Tampak Kokoh di Luar, Ternyata Lapuk di Dalam

Pohon berukuran besar tumbang akibat diterpa angin kencang di Jalan Encep Kartawiria, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Senin (4/5/2026) pagi.(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Serangkaian peristiwa pohon tumbang yang terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Cimahi mendorong pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemeliharaan pohon di ruang publik.

Hasil pemeriksaan terbaru mengungkap fakta mengejutkan, banyak pohon yang terlihat sehat dari luar ternyata sudah mengalami pelapukan di bagian dalam batang.

Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Agus Irwan Kustiawan, mengatakan kondisi tersebut ditemukan setelah tim melakukan investigasi di lokasi pohon tumbang yang terjadi beberapa waktu terakhir.

“Kalau dilihat sepintas memang masih tampak kuat, akarnya juga terlihat bagus. Tapi setelah dicek lebih dalam, bagian inti batangnya sudah rusak dan membusuk,” ujar Agus, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, kerusakan pada bagian inti batang membuat kekuatan struktur pohon menurun drastis sehingga rentan roboh meski tidak disertai cuaca ekstrem.

Menurut Agus, faktor lain yang turut mempercepat kerusakan diduga berasal dari benturan kendaraan besar yang kerap melintas di sekitar pohon.

“Benturan yang terjadi terus-menerus bisa memengaruhi kekuatan batang. Jadi ketika kondisi dalam pohon sudah rapuh, sedikit tekanan saja bisa membuatnya tumbang,” katanya.

Temuan tersebut membuat DLH Cimahi mengubah pola pengawasan pohon yang selama ini lebih menitikberatkan pada kondisi visual bagian luar. Kini, pemeriksaan akan dilakukan lebih detail untuk mendeteksi kerusakan yang tersembunyi di dalam batang.

DLH juga meningkatkan langkah mitigasi dengan menurunkan petugas setiap hari untuk memeriksa pohon-pohon di sepanjang jalan dan area publik. Pohon yang dianggap berisiko akan segera ditangani, mulai dari pemangkasan cabang hingga penebangan total bila dinilai membahayakan.

“Kami ingin bergerak lebih cepat sebelum terjadi kejadian yang membahayakan warga,” ucap Agus.

Ia menambahkan, kewaspadaan saat ini ditingkatkan mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, terutama hujan deras disertai angin kencang yang kerap terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, DLH juga memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Dinas Perhubungan (Dishub).

“Tujuannya agar ketika ada laporan pohon tumbang, proses evakuasi bisa segera dilakukan dan aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama,” jelasnya.

Pemerintah Kota Cimahi berharap penguatan sistem pengawasan dan penanganan terpadu ini dapat menekan risiko pohon tumbang sekaligus menjaga keamanan ruang publik bagi masyarakat.*

 

Pos terkait