Ratusan Sertipikat Wakaf Diserahkan di Jateng, Target 95 Persen Dikejar

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, menyerahkan 243 sertipikat tanah wakaf yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah dalam sebuah acara di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (16/6/2026). (Dok.Kementerian ATR/BPN).**

SATUMEDIA.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan 243 sertipikat tanah wakaf yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah dalam sebuah acara di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sebagai bagian dari upaya memperkuat kepastian hukum atas aset wakaf sekaligus mencegah potensi sengketa di kemudian hari.

Dalam sambutannya, Nusron menyampaikan bahwa penyerahan tersebut merupakan bagian dari program prioritas nasional di sektor pertanahan. “Hari ini kami menyerahkan secara simbolis 243 sertipikat tanah wakaf dari ribuan yang telah diterbitkan pada 2026. Program ini ditujukan untuk memberikan kepastian hukum bagi tanah wakaf di berbagai lokasi, seperti masjid, musala, lembaga pendidikan, pesantren, hingga pemakaman,” ujarnya pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H di lokasi yang sama.

Ia menambahkan, capaian sertipikasi tanah wakaf di Jawa Tengah telah mencapai sekitar 73 persen dan berada di atas rata-rata nasional. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin kuatnya kesadaran masyarakat dalam menertibkan legalitas aset keagamaan dalam beberapa tahun terakhir.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah bidang tanah wakaf yang belum tersertipikasi. Kementerian ATR/BPN terus mempercepat proses penyelesaiannya, termasuk menghadapi kendala seperti pewakif yang sudah meninggal dunia, belum adanya nazir, serta batas tanah yang belum jelas.

“Kami terus melakukan pendataan dan menargetkan dalam tiga tahun ke depan sertipikasi tanah wakaf di Jawa Tengah dapat mencapai 95 persen,” kata Nusron.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, serta Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah Sri Pranoto. Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga menyalurkan bantuan pendidikan kepada 100 anak yatim dari berbagai yayasan Islam di Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyambut baik langkah percepatan sertipikasi tanah wakaf tersebut. Ia menilai program ini membawa manfaat luas bagi masyarakat.

“Ini menjadi berkah bagi berbagai aset tanah di Jawa Tengah, baik tanah wakaf, tanah warisan, maupun tanah bermasalah lainnya. Kehadiran Menteri ATR/BPN memberikan dorongan positif bagi penyelesaian persoalan pertanahan di daerah,” ujarnya.*

Pos terkait