Bandara Husein Bandung Siapkan Penerbangan ke Malaysia, Thailand, dan Singapura Mulai Oktober

Pesawat jet kembali akan melayani penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, mulai 14 Agustus 2026.(Dok.Diskominfo Kota Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong peningkatan konektivitas udara dari Bandara Internasional Husein Sastranegara. Selain memperluas penerbangan domestik, layanan penerbangan internasional dari Bandung juga tengah dipersiapkan untuk kembali beroperasi.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, sejumlah izin penerbangan domestik di Bandara Husein Sastranegara kini mulai bertambah. Beberapa maskapai juga disiapkan untuk membuka dan memperluas layanan dari maupun menuju Bandung.

Menurut Farhan, perkembangan tersebut menjadi sinyal positif bagi upaya menghidupkan kembali aktivitas penerbangan di Bandara Husein Sastranegara.

“Perkembangan Bandara Husein sekarang cukup baik. Pilihan tujuan domestik semakin bertambah dan sejumlah maskapai juga mulai masuk,” ujar Farhan dalam siaran pers yang dikutip Sabtu (5/9/2026).

Tak hanya rute domestik, Pemkot Bandung bersama pihak terkait juga tengah menyelesaikan persiapan pembukaan kembali terminal internasional.

Farhan mengatakan, fasilitas untuk melayani penumpang internasional, baik di area keberangkatan maupun kedatangan, masih dalam tahap pematangan.

Berdasarkan informasi dari pihak Angkasa Pura, penyelesaian fasilitas tersebut ditargetkan rampung pada akhir September 2026.

“Fasilitas terminal internasional, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan, sedang kami siapkan. Targetnya akhir September sudah selesai difinalisasi,” kata dia.

Apabila seluruh persiapan berjalan sesuai jadwal, penerbangan internasional dari Bandara Husein Sastranegara ditargetkan kembali mengudara mulai Oktober 2026.

Sejumlah rute internasional yang tengah disiapkan antara lain menuju Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Farhan berharap maskapai yang akan melayani rute tersebut dapat mulai beroperasi sesuai target.

“Kami berharap Oktober nanti penerbangan internasional ke Singapura, Malaysia, dan Thailand sudah dapat berjalan,” ujarnya.

Di tengah persiapan penerbangan internasional, aktivitas penerbangan domestik di Bandara Husein Sastranegara juga terus ditingkatkan.

Saat ini, frekuensi penerbangan domestik masih berada di kisaran tiga hingga empat penerbangan setiap hari. Jumlah penumpang rata-rata mencapai sekitar 1.000 hingga 1.200 orang per hari.

Pemkot Bandung menargetkan jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 3.000 penumpang per hari pada akhir Oktober 2026.

“Untuk tahap awal, kami menargetkan pada akhir Oktober jumlah penumpang bisa mencapai 3.000 orang per hari,” kata Farhan.

Peningkatan jumlah penumpang dinilai harus dibarengi dengan kesiapan fasilitas pendukung di sekitar bandara. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kapasitas parkir serta akses transportasi umum bagi penumpang.

Farhan mengatakan, sejumlah layanan transportasi sudah disiapkan untuk mendukung mobilitas penumpang dari dan menuju Bandara Husein Sastranegara.

Primkop AU, kata dia, telah bekerja sama dengan operator taksi daring dan taksi meter untuk menyediakan pilihan transportasi bagi pengguna jasa bandara.

Sementara itu, layanan angkutan umum di kawasan bandara juga mendapat dukungan dari Koperasi Angkutan Masyarakat (Kopamas).

Farhan menjelaskan, Kopamas nantinya memiliki peran sebagai bagian dari layanan pengumpan atau feeder yang terhubung dengan sistem Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya.

“Kopamas nantinya menjadi salah satu feeder yang terintegrasi dengan sistem MJT sebagai bagian dari kerangka BRT Bandung Raya,” tutur Farhan.*

 

Pos terkait