Pj Bupati Ade Zakir Sebut Pariwisata Menjadi Pilar Penting dalam Mendorong Pembangunan KBB

Pj Bupati Bandung Barat Ade Zakir.(Istimewa)**

SATUMEDIA.ID – Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Ade Zakir menyebut sektor pariwisata menjadi pilar penting dalam mendorong  pembangunan ekonomi daerah dan membuka lapangan pekerjaan di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Kontribusi sektor pariwisata di KBB cukup besar. Alhamdulillah, sekarang ini industri pariwisata berkembang pesat. Ditandai dengan terus tumbuhnya destinasi wisata baru yang lebih beragam,” kata Ade Zakir kepada Satumedia.Id, Kamis (18/7/2024).

Menurutnya, pesatnya pertumbuhan industri pariwisata di KBB yang dibarengi dengan meningkatnya tingkat kunjungan wisata menjadi sesuatu yang menggembirakan.

“Industri pariwisata di Bandung Barat menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD), juga memberikan multiplayer effect dengan tumbuhnya UMKM, jasa transportasi, dan sektor ekonomi lainnya,” sebutnya.

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, PAD dari sektor pariwisata pada tahun 2023 dari pajak hotel menyumbang Rp 25 miliar lebih, pajak restoran Rp 56 miliar, dan pajak hiburan Rp 5 miliar lebih.

Di KBB terdapat 9 hotel bintang, sementara hotel non bintang/vila/ guest house/ penginapan jumlahnya mencapai 333, restoran dan rumah makan 468, dan biro perjalanan wisata sebanyak 25.

Sementara itu, sampai awal 2024 di Lembang terdapat 49 destinasi wisata, Parongpong 10 destinasi wisata, dan Cisarua 20 destinasi wisata.

Selain di wilayah Lembang Raya, destinasi wisata di Bandung Barat ada di Padalarang 7 destinasi, Cipatat 8, Ngamprah 3, Rongga 20, Sindangkerta 8, Gununghalu 13, Cililin 9, Cikalongwetan 6, Cipongkor 4, Cipeundeuy 4, Saguling 3, dan Batujajar 1.

“Saya bersyukur industri pariwisata di KBB terus berkembang. Para pengusaha pariwisata terus berinovasi sehingga membuat wisatawan tak pernah bosan untuk kembali datang di momen liburan. Seperti pada libur sekolah kemarin, dari laporan yang saya terima ada kenaikan kunjungan sekitar 10 persen dari hari libur biasa,” tuturnya.

Ade Zakir juga secara pribadi maupun Pemkab Bandung Barat mengucapkan terima kasih kepada para pelaku usaha pariwisata yang telah berkonstribusi banyak kepada Bandung Barat.

“KBB tidak bisa dibangun hanya mengandalkan pada pemerintah semata, tapi juga harus melibatkan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.*

 

Pos terkait