Ace Hasan Syadzily Kecewa, 5 Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD KBB Tak Hadir di Rapat Konsolidasi

Ketua DPD Golkar Jabar, Tubagus Ace Hasan Syadzily/Instagram

SATUMEDIA.ID – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Tb Ace Hasan Syadzily tak bisa menyembunyikan kekecewaannya kepada lima anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ace terlihat kesal kepada kelima anggota Fraksi Partai Golkar KBB tersebut karena tidak hadir dalam agenda Konsolidasi Partai Golkar untuk Kemenangan Pilkada Jawa Barat dan Bandung Barat Bersama Kang H. Ace Hasan Syadzily di Jl. Raya Citapen – Ciraden, Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (5/10/2024) sore.

Dia menegaskan, kelima anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal dipanggil langsung. Ia menilai kelimanya tidak patuh terhadap instruksi pimpinan.

Diketahui, Partai Golkar berhasil meraih delapan kursi di DPRD KBB. Dalam rapat konsolidasi itu hanya tiga yang hadir, yaitu Pipit Puspita Ahdiani, Syifa Purnama Dewi dan Dadan Supardan.

Sementara lima anggota DPRD KBB yang bakal dipanggil, yakni Lili Suhaeli, Ahmad Sholeh, Cecep Sudradjat, Ayi Sudradjat dan Agus Mahdar.

“Saya minta saudara tegak lurus dengan kebijakan partai karena partai kapanpun bisa meninjau ulang tugas di legislatif,” tegas Ace Hasan.

“Rapat konsolidasi ini sangat penting, karena saya masih melihat kader Golkar KBB belum solid. Makanya saya meminta Ketua DPD Golkar KBB supaya menggelar silaturahmi ini,” sambungnya.

Menurutnya, konsolidasi ini sangat penting karena jika dihitung mundur Pilkada 27 November 2024 hanya tinggal 1,5 bulan lagi. Ini menjadi momentum bagi Partai Golkar untuk menempatkan kadernya menjadi pemimpin di Bandung Barat.

“Selama 17 tahun KBB berdiri, Partai Golkar belum pernah menjadi pemegang kekuasaan. Inilah momennya, kalau bukan sekarang kapan lagi,” kata Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Golkar sekaligus Ketua DPD Golkar Jabar ini.

Ia menyebut, menghadapi Pilkada 2024 Partai Golkar memiliki modal raihan suara yang bagus di Pileg 2024. Partai berlambang pohon beringin ini sama-sama meraih 8 kursi di DPRD KBB dengan PKS .

“Modal kenaikan suara yang signifikan pada Pileg 2024 harus jadi kekuatan untuk merebut kursi kepemimpinan di KBB,” tandasnya.

Ace bakal melakukan pengecekan di masing-masing TPS. Jika ada kader Partai Golkar, baik Ketua Pimpinan Desa (PD) dan Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) yang dinTPS-nya tidak mendapatkan 70 persen suara dirinya bakal meminta peninjauan kembali penugasannya di DPRD KBB.

“Kalau masih mengaku kader Golkar tidak ada alasan kecuali bekerja keras memenangkan Kang Edi Rusyandi-Unjang Asari.Ada atau tidaknya logistik yang dimiliki Kang Edi Rusyandi, fraksi diwajibkan untuk mengeluarkan sendiri,” tandasnya.*

Pos terkait