SATUMEDIA.ID – Zikir berasal dari kata dzakara, yadzukuru atau dzukr/dzikr yang memiliki arti perbuatan dengan lisan (menyebut, menuturkan, mengatakan) dan dengan hati (mengingat dan menyebut). Berzikir merupakan hal yang telah umum di dalam Islam.
Banyak ayat Al Quran yang berisi perintah Allah SWT, agar manusia senantiasa berzikir mengingat-Nya. Oleh sebab itu, berzikir telah menjadi suatu bentuk kegiatan atau ibadah yang dilakukan umat muslim yang juga dapat memperoleh pahala.
Rasulullah SAW bersabda, “Jika suatu kaum berkumpul untuk berzikir kepada Allah, maka para malaikat akan mengelilingi mereka, meliputi mereka dengan rahmat-Nya, turun kepada mereka ketenangan, dan Allah menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk-makhluk yang berada di sisi-Nya.” (HR Muslim).
Bentuk zikir terbagi menjadi 3 macam, yakni : pertama Zikir Jali (Jelas/Nyata) merupakan suatu perbuatan mengingat Allah SWT dalam bentuk ucapan lisan yang mengandung arti pujian, rasa syukur dan do’a kepada Allah dengan suara jelas.
Kedua, zikir khafi (samar-samar) merupakan zikir yang dilakukan dengan khusuk oleh ingatan hati baik disertai lisan ataupun tidak. Ketiga, zikir haqiqi merupakan zikir yang dilakukan dengan seluruh jiwa raga lahiriah dan batiniah, kapan dan dimana saja dengan memperkuat upaya memelihara seluruh jiwa raga dari larangan Allah.
Untuk mencapai zikir haqiqi ini perlu dijalani latihan mulai dari tingkat zikir jail dan khafi.Sedangkan keutamaan berzikir diantaranya : terlindung dari bahaya godaan setan, tak mudah menyerah serta putus asa, memberi ketenangan jiwa serta hati, dan mendapatkan cinta serta kasih sayang dari Allah SWT.
Untuk apa kita berzikir, agar kita selalu terkoneksi dengan Allah SWT dan Allah SWT pun selalu ingat kepada kita. Dengan kita selalu terkoneksi dengan Allah SWT hati akan tentram dan tenang dan kalau hati tentram penyakit akan menjauh dari kita, bahkan bisa menjadi obat kanker.
Berdzikir juga merupakan cara untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Berdzikir juga dapat meningkatkan kualitas ibadah seseorang. Ada beberapa kalimat yang dicintai Allah SWT. Kalimat seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah dan Allahu Akbar merupakan bacaan zikir yang paling dicintai Allah SWT.
Salah satu dzikir yang diamalkan banyak umat Islam agar keinginan cepat terkabul adalah dzikir hajat. Seperti namanya, zikir ini dibaca setelah selesai melaksanakan sholat hajat. Subhaanallahi walhamdulillaahi wa laa ilaa ha illallaahu wallaahu akbar wala haula wa la quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘adziim.
Menurut Prof. Dr. Masri Mansoer, MA., kenapa kita perlu berzikir, karena Allah SWT telah memerintahkan kepada kita untuk selalu berzikir yang banyak kepada-Nya, sebagaimana firman Allah: Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah kepada Allah dengan zikir sebanyak-banyaknya (QS al-Ahzab: 41).
Kemudian pada ayat lain, Allah SWT berfirman: (yaitu) orang-orang yang berzikir dalam keadaan berdiri, duduk atau berbaring (QS Ali Imran: 191). Selanjutnya Allah SWT berfirman: Ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku (Allah) akan ingat kepada-mu, bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu kafir (QS al-Baqarah: 152). Layaknya sebagai hukum kausalitas (sebab akibat), kalau kita selalu terkoneksi dengan Allah maka pasti Allah juga akan ingat kita, memelihara kita, melindungi kita, memudahkan urusan kita, memenuhi kebutuhan kita dan mengijabah doa serta permintaan kita.
Tetapi jika sebaliknya kalau kita lupa kepada Allah, maka Allah pun akan melupakan kita, mungkin juga akan murka kepada kita. Ketika kita melupakan Allah SWT, maka Allah akan melupakan kita terhadap diri kita, itulah orang yang fasiq (QS al-Hasyr: 19).
Layaknya orang yang saling mencintai, kalau kita selalu ingat kepada orang yang dicintai, maka hati nurani kita akan tentram dan punya spirit serta kekuatan beraktivitas, seperti firman Allah: Orang-orang yang beriman dan hati mereka tentram karena zikir kepada Allah, ketahuilah dengan zikir kepada Allah hati akan tentram (QS al-Ra`du: 28).
Zikir kepada Allah bandingannya sama dengan sedekah segunung emas dan perak serta jihad, seperti hadis Nabi: Pada suatu kali Nabi Muhammad SAW berkumpul dengan para sahabatnya, lalu beliau bersabda: Maukah kalian aku ceritakan amalan terbaik dan paling bersih dalam pandangan Allah SWT, serta orang yang tertinggi derajatnya diantara kalian, yang lebih baik dari menyedekahkan segunung emas dan perak serta memerangi musuh-musuh dan memotong leher mereka dan mereka juga memotong leher kalian?
Para sahabat bertanya, apakah itu ya Rasulullah?, Beliau menjawab: “zikir kepada Allah SWT” (HR Baihaqi). Buku Dr. M. Amin Syukur, MA berjudul Metode Zikir dan Doa Menyembuhkan Kankerku dikatakan bahwa zikir dan doa telah menyembuhkan kanker otak ganas yang dideritanya. Dalam buku tersebut, dijelaskan : Bagiku Allah SWT adalah pusat kehidupan, kita berasal dari Allah (Minallah), kita dan segala hal yang melekat pada diri kita adalah milik Allah (Lillah), kita bisa menjalani hidup ini karena bantuan Allah (billah), dan bersama Allah pula kita bisa melakukan berbagai aktifitas (ma`allah), dan pada akhirnya kita semua akan Kembali kepada Allah (Ilallah) .
Umat Islam memang dianjurkan berzikir secara rutin sebagai bukti ketakwaan kepada Allah SWT. Orang yang mengamalkan zikir secara rutin juga akan mendapat banyak keutamaan, salah satunya adalah membuat hajat cepat terkabul. Karena zikir merupakan salah satu ibadah yang sangat dicintai Allah.
Dalam bacaan zikir, terkandung kalimat puji-pujian, syukur, dan permohonan ampunan yang diucapkan seseorang kepada Sang Pencipta. Amalan ini memiliki banyak keutamaan dan kemuliaan, terutama jika dikerjakan setiap saat dengan hati yang ikhlas.Bagi yang memiliki keinginan dan sedang berikhtiar, amalkan kumpulan zikir agar hajat terkabul , yang dapat membuat hajat cepat terkabul adalah zikir hasbalah. Dzikir ini memiliki banyak keutamaan dan sering dibaca Rasulullah SAW ketika memohon pertolongan Allah. “Hasbiyallah wa nikmal wakil”. Artinya: Cukuplah Allah sebagai penolong kami dan Allah adalah sebaik-baiknya pelindung. Selain itu dengan memperbanyak istighfar juga dapat membuat doa dan keinginan seseorang cepat terwujud. Istighfar merupakan kalimat yang istimewa, sebab di dalamnya terdapat pengakuan terhadap keagungan Allah. “Astaghfirullahaladzim alladzi laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih “ .Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia yang berhak disembah. Dia yang Maha Hidup lagi Maha Tunggal, dan aku bertaubat kepada-Nya.*
*Penulis Dede Supriatna alumni Tahassush Kulliyatil Muballighin Assyakur Angkatan 31/2023 dan lulusan Magister
Ekonomi Pembangunan FEB UGM.




