Resah dengan Money Politics, 9 Pimpinan Parpol Pengusung Paslon EDUN Geruduk Bawaslu KBB

Sembilan pimpinan parpol pendukung Paslon EDUN mendatangi Bawaslu KBB untuk mengusut tuntas dugaan money politics, Selasa (26/11/2024) tengah malam. (Istimewa').**

SATUMEDIA.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa (26/11/2026) tengah malam didatangi 9 pimpinan partai politik (parpol) pengusung dan pendukung pasangan calon (Paslon) nomor urut 4, Edi Rusyandi – Unjang Asari.

Para pimpinan 9 parpol tersebut adalah Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Lysa Veronica, Ketua PKB Asep Dedi, Ketua PPP, Muhamad Yusup Hasanudin, Ketua Partai Ummat Suryana, Ketua Partai Garuda Ahmad Ismail, Ketua PBB Fanji Swara, Sekjen Golkar, Asep Miftah, Sekjen PKN Else, dan Sekjen Hanura Reza. Mereka ditemani Kuasa Hukum Paslon No 4, Eber Simbolon.

Kedatangan mereka ke Bawaslu KBB buntut dari bermunculannya video dan foto dugaan money politics yang diduga dilakukan paslon nomor urut 2,  Jeje Ritchie Ismail – Asep Ismail.

Mereka mendesak Bawaslu KBB tidak hanya sekadar menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran yang masuk,  tapi juga menuntaskan dan memberikan hukuman kepada pelaku money politics.

“Kehadiran kami ke Bawaslu KBB untuk memberi dukungan moral agar bisa bisa menindak pelanggar money politik. Ini harus diusut tuntas kepada siapapun pelakunya,” kata Eber di Bawaslu KBB.

Ia menegaskan,  9 pimpinan parpol ini mendesak pelaku money politics diambil langkah hukum. Mengenai bentuk hukumannya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Tuntutan kami bukan menunda dan mendiskualifikasi calon, tapi menuntut langkah cepat terhadap pelaku politik uang,” tandasnya.

Sebelumnya, Koalisi 5 Serikat Pekerja KBB menyuarakan dukungan kepada Bawaslu KBB agar berani mengambil tindakan tegas kepada paslon yang telah mencederai demokrasi dengan melakukan politik uang.

“Ini merupakan aksi spontan Koalisi 5 Serikat Pekerja KBB. Kami prihatin dengan terus bermunculannya video tentang money politics. Bagaimanapun juga perlu diambil tindakan tegas dari Bawaslu, dan kami mensupport itu. Tak hanya kepada satu paslon, tapi kepada kelima Paslon tanpa pandang bulu jika memang mereka melakukan pelanggaran,” tegas Koordinator Koalisi 5 Serikat Pekerja KBB, Dede Rahmat.

Tak hanya itu, pihaknya juga siap memberikan perlindungan kepada siapapun yang memiliki bukti terjadi politik uang untuk melaporkan ke Bawaslu KBB.

“Kami siap memberikan perlindungan kepada setiap saksi. Jangan takut untuk.melapor,” tegasnya.*

Pos terkait