DPRD KBB Cek Progres Perbaikan Jalan H.Gofur, DPUTR KBB: Selesai Lebih Cepat dari Jadwal

Komisi III DPRD KBB melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek Jalan H. Gofur, Kecamatan Ngamprah, KBB, Senin (13/10/2025).(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Pembetonan Jalan H. Gofur, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) beres lebih cepat dua minggu dari waktu pelaksanaan. Panjang penanganan ruas jalan tersebut mencapai 975 x 4,5 meter.

Demikian terungkap saat Komisi III DPRD KBB melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek Jalan H. Gofur, Senin (13/10/2025). Rombongan dipimpin Pither Tjuandys selaku Ketua Komisi III, serta sejumlah anggota antara lain Hely Narni, Apendi Supriadi, Darjat Saepudin, Deni Setiawan, Ade Wawan, Novia Lisnawati, Kesha Nurlatifah, Ade Wawan, dan Ali Rapli Rapsanjani.

Turut mendampingi Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB Aan Sopyan, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

“Alhamdulillah pekerjaan sudah mencapai seratus persen. Proyek ini dikerjakan selama 120 hari kalender, dimulai 24 Juni 2025 sampai 21 Oktober 2025. Lebih cepat dua minggu dari waktu pelaksanaan yang sudah ditetapkan,” kata Plt. Kepala Dinas PUTR KBB, Aan Sopyan.

Ia menyebut anggaran untuk memperbaiki Jalan H.Gofur bersumber dari APBD KBB tahun 2025 sebesar Rp2.408.332.875. Dikerjakan oleh CV. Mukti Lestari.

“Ruas Jalan H. Gofur yang diperbaiki dengan dibeton. Memiliki ketebalan 20 cm +5, artinya beton murni 20 dan 5 Lean Concrete (LC). Dibiayai dari APBD Murni KBB tahun 2025. Sebenarnya panjang jalan yang diperbaiki ini lebih dari kontrak,” ujarnya.

Ia menyebut, karena sudah beres 100 persen sebenarnya sudah bisa PHO (Provisional Handover) atau serah terima sementara. “Tapi kita masih harus terlebih dahulu memastikan apakah tingkat kekerasan beton sudah mencukupi untuk dilewati kendaraan atau tidak,” tandasnya.

Ia menegaskan, untuk pembayaran ke pihak ketiga bergantung pada kualitas dari proyek yang dikerjakan oleh pihak ketiga tersebut. Belum tentu dibayarkan sesuai nilai kontrak.

“Kami nanti akan kaji kualitas pekerjaannya. Jika berdasarkan penilaian hanya 90 persen, ya berarti yang akan dibayarkan sebesar itu. Tapi kalau sudah sesuai, maka pembayaran dilakukan seratus persen,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi III DPRD KBB, Pither Tjuandys menyampaikan, berdasarkan hasil pemantauannya dari progres pekerjaan dan kualitasnya sudah cukup bagus dan rapih.

“Komisi III menekankan kepada pengawas proyek agar menjalankan tugasnya dengan baik. Sehingga pekerjaan proyek sesuai dengan harapan. Kami sepakat bahwa pembayaran dibayarkan sesuai progres,” kata Pither.

Politisi Partai Demokrat ini menambahkan, proyek-proyek fisik seperti perbaikan Jalan H.Gofur sangat bermanfaat bagi masyarakat. Bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

“Roda ekonomi masyarakat bisa lebih cepat jika didukung aksesibilitas jalan yang baik. Tak hanya itu, mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat jalan yang rusak,” tandasnya.

Menurutnya, perbaikan Jalan H. Gofur sebagai wujud mengembalikan APBD untuk meningkatkan kualitas infrastruktur publik
yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

“Pembangunan dan perbaikan infrastruktur untuk mengembalikan uang rakyat dan percepatan pembangunan daerah agar bisa terlaksana dengan amanah,” tandasnya.

Selain sidak ke Jalan H. Gofur, Komisi III DPRD KBB juga melanjutkan pengecekan proyek Jalan Kebon Kalapa-Pasircalung. Perbaikan ruas jalan ini mencapai panjang
1,6 kilometer x 4-5 meter yang terbagi dalam lima segmen dengan total anggaran sebesar Rp4,4 miliar dari APBD KBB.

Perbaikan Jalan Kebon Kalapa-Pasircalung ditargetkan rampung pada 30 Oktober 2025 dan dilakukan dengan betonisasi.Untuk progres sampai hari sudah mencapai 62,9 persen.*

 

Pos terkait