Jabar Luncurkan ‘Panah Pasopati’ Senjata Digital Baru untuk Memburu Penunggak Pajak Kendaraan

Ilustrasi foto panah pasopati.(Pixabay).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menghadirkan inovasi layanan publik. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Pemprov Jabar resmi meluncurkan Panah Pasopati, aplikasi digital yang dirancang khusus untuk mempercepat penelusuran penunggak pajak kendaraan bermotor.

Langkah ini menjadi strategi baru untuk mendongkrak kepatuhan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.

Kepala Bapenda Jabar Asep Supriatna menjelaskan, Panah Pasopati merupakan singkatan dari Penelusuran Penunggak Pajak, Sopan, Akurat, dan Simpati. Penamaan ini dipilih karena terinspirasi dari senjata sakti Arjuna dalam epos Mahabharata senjata yang dikenal sangat tepat sasaran.

“Seperti Panah Pasopati milik Arjuna yang identik dengan ketepatan dan fokus, aplikasi ini kami hadirkan untuk menelusuri penunggak pajak kendaraan secara cepat, akurat, dan tetap mengedepankan pendekatan yang ramah,” ujar Asep dikutip dari laman Bapenda Jabar, Sabtu (22/11/2025)

Dalam operasionalnya, petugas Bapenda akan turun ke lapangan membawa perangkat khusus. Setiap kendaraan yang melintas akan dipindai nomor polisinya, dan status pajak langsung muncul di layar hanya dalam beberapa detik. Jika ditemukan tunggakan, pengendara akan menerima pemberitahuan langsung melalui kertas informasi atau penanda lain yang mudah terlihat.

Langkah ini dinilai dapat mempercepat identifikasi penunggak pajak yang selama ini sulit ditelusuri secara manual.

Asep menegaskan bahwa seluruh ASN Bapenda Jabar tanpa kecuali mendapat target penelusuran melalui aplikasi tersebut. Upaya ini dilakukan untuk memastikan implementasi Panah Pasopati berjalan efektif dan masif.

Ia juga mengajak pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat untuk ikut mengadopsi aplikasi ini. “Kami berharap daerah bergerak bersama. Jika ada kabupaten/kota yang siap mengimplementasikan Panah Pasopati, Bapenda akan langsung menyiapkan aplikasi dan dukungan teknisnya,” tegasnya.

Dengan hadirnya Panah Pasopati, Pemprov Jabar berharap kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan meningkat, sekaligus memberikan dorongan signifikan bagi optimalisasi pendapatan asli daerah.*

Pos terkait