SATUMEDIA.ID – Pembangunan flyover di kawasan Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom), Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, kembali dilanjutkan setelah sebelumnya terhenti akibat persoalan pembebasan lahan. Proyek yang menjadi bagian dari peningkatan keselamatan perlintasan kereta api ini ditargetkan selesai pada 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, menyebutkan kelanjutan proyek flyover tersebut menjadi kabar yang dinantikan masyarakat, mengingat lokasi itu selama ini merupakan perlintasan sebidang yang padat kendaraan.
“Informasi yang kami terima, pembangunan flyover di dekat Pusdikpom sudah dilanjutkan kembali. Mudah-mudahan tidak ada lagi kendala di lapangan sehingga bisa rampung tahun ini. Sebelumnya sempat terhenti karena masalah pembebasan lahan,” kata Endang, Selasa (20/1/2026).
Flyover Pusdikpom merupakan proyek Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Pembangunan ini ditujukan untuk menghilangkan perlintasan sebidang guna mendukung kelancaran operasional kereta api pengumpan (feeder) Whoosh sekaligus meningkatkan keselamatan lalu lintas.
Berdasarkan pantauan di lokasi, struktur flyover saat ini baru terbangun sebagian di atas Jalan Bapak Ampi yang melintasi rel kereta api. Sementara di Jalan Baru Munajan, sejumlah alat berat terlihat mengerjakan pembangunan pondasi sebagai bagian dari sambungan flyover.
Endang menjelaskan, perlintasan sebidang di Jalan Bapak Ampi dan Jalan Baru Munajan selama ini kerap dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan dan risiko kecelakaan.
“Dengan adanya flyover, arus lalu lintas diharapkan menjadi lebih lancar dan aman, baik bagi pengguna jalan maupun perjalanan kereta api,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Cimahi terus mendorong pembangunan infrastruktur transportasi untuk meningkatkan mobilitas warga. Selain Flyover Pusdikpom, proyek underpass di Jalan Gatot Subroto juga ditargetkan selesai pada 2026.
Mengacu pada data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Perhubungan, proyek ini tercatat dengan nama Penanganan Perlintasan Sebidang JPL 150A KM 148+006 Fly Over + JPO Pusdikpom (MYC). Proyek tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp 79,19 miliar yang bersumber dari APBN 2023 dan APBN 2024.*





