SATUMEDIA.ID.- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat membuka kesempatan bagi lulusan SMA atau sederajat untuk menjadi abdi negara pada seleksi CPNS 2024.
Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung Barat (KBB), ke-13 formasi untuk lulusan SMA sederajat itu akan ditempatkan di
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Untuk 2024 ini, KBB mendapat 27 formasi untuk 7 organisasi perangkat daerah (OPD). Terbanyak di Satpol PP dengan jumlah 13 formasi,” kata Kepala BKPSDM KBB, Agustina Priyanti saat dihubungi, Jumat (23/8/2024).
Sementara 14 formasi lainnya dibagi untuk
meliputi inspektorat daerah, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), sekretariat daerah dan sekretariat DPRD Bandung Barat. Untuk formasi ini kualifikasi pendidikannya minimal S 1 sesuai dengan bidang yang dibutuhkan. Satu formasi diantaranya ditunjukkan untuk penyandang disabilitas.
“Tahun ini, Pemkab Bandung Barat mendapat 27 formasi CPNS disesuaikan kebutuhan. Satu formasi khusus bagi penyandang disabilitas,” ujarnya.
Berikut rincian formasi CPNS 2024 di KBB, yakni ahli pertama auditor jumlah alokasi 4 formasi dan 2 formasi sebagai Pengawas penyelenggaraan urusan pemerintahan dengan penempatan di inspektorat daerah.
Di Sekretariat Daerah ada 2 formasi sebagai perancang peraturan perundang-undangan dan 1 formasi di Sekretariat DPRD KBB.
Kemudian di Disnaker KBB ada 1 formasi sebagai mediator hubungan industrial. Sementara di Polisi Pamong Praja, untuk ahli pertama 4 formasi dan untuk pemula 13 formasi.
Pendaftaran seleksi CPNS sudah dibuka mulai 20 Agustus – 6 September 2024. Untuk pendaftaran bisa melalui https://www. sscasn. bkn, go. id.
Ia menjelaskan, untuk persyaratan umum harus memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya (dibuktikan dengan Surat Pernyataan diatas materai yang ditandatangani oleh pelamar).
Selanjutnya, usia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun pada saat melamar ditunjukan dengan Kartu Tanda penduduk (KTP) yang masih berlaku dan sesuai yang tertera pada ijazah. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, PPPK, TNI, Polisi dan
diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai swasta, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah manapun di Indonesia atau negara lain.
“Pelamar hanya diperbolehkan mendaftar dalam 1 jabatan,” tegasnya.
Setelah semua berkas pendaftaran diterima, dilanjutkan seleksi administrasi pada 20 Agustus – 13 September. Untuk pengumuman hasil seleksi pada 14 – 17 September.*





