Tumpukan Sampah di TPA Sarimukti Capai 24 Juta Meter Kubik

Dump truck menurunkan sampah di TPA Sarimukti. (Dokumen Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai beroperasi Mei 2006. Dengan demikian sudah 18 tahun menampung sampah dari wilayah Bandung Raya.

Sejak beroperasi Mei 2006, TPA Sarimukti sudah menampung sekitar 24 juta meter kubik sampah atau 1.000 persen dari kapasitas yang seharusnya ditampung. Dengan demikian TPA terbesar di Bandung Raya ini sudah mengalami over capacity.

Koordinator Pengelola TPA Sarimukti, Zidni Ilman mengungkapkan, sampah yang masuk ke TPA Sarimukti dalam sehari rata-rata setara 300 sampai 350 ritase.

“Sampai hari ini, pembuangan sampah dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan KBB berjalan normal. Enggak ada yang berubah, ya masih begini-begini saja,” kata Zidni saat dikonfirmasi, Jumat (25/10/2024).

Diungkapkannya, meski sudah terjadi pengurangan pembuangan dari masing-masing daerah tak bisa mempengaruhi over capacity. Pasalnya kondisi (over capacity) sudah berlangsung lama.

“Upaya pengurangan sampah hanya bisa dilakukan oleh daerah yang membuang sampah saja. Seperti yang disampaikan Pak Sekda Jabar waktu kunjungan, itu hulunya yang harus dikurangi. Kalau kita kan ada yang buang ya ditampung, tidak mungkin disuruh balik,” ujarnya.

Untuk saat ini, lanjutnya, pihaknya hanya mengoperasikan zona 3 saja untuk menampung pembuangan sampah dari wilayah Bandung Raya.

“Sementara ini hanya zona 3 saja yang dioperasikan menampung sampah dari Bandung Raya,” tandasnya.*

 

Pos terkait