TPA Sarimukti Lolos dari Penutupan, Ternyata Ini Alasannya

Kondisi TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, KBB, saat mengalami kebakaran pada 2023.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tidak termasuk yang terkena penutupan. Hanya saja Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyoroti persoalan penanganan air lindi yang mencemari sungai.

“TPA Sarimukti masih bisa digunakan dengan catatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai. IPAL-nya sedang dibangun dan kita pacu. Kita sudah sampaikan ke Pj Sekda dan Pj Gubernur Jawa Barat waktu itu,  bahwa ini harus serius karena memang limbahnya langsung masuk ke sungai di Sarimukti kita sedang tangani itu,” kata Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq di Kota Cimahi, akhir pekan kemarin.

Ia mengungkapkan, jika TPA Sarimukti tidak ditutup, lain halnya TPA Basirih di Banjarmasin yang ditutup.

Namun, Hanif juga menyebut, ada beberapa TPA yang tidak dapat digunakan dan areanya ditutup, seperti TPA Basirih di Banjarmasin.

Hanif menambahkan, pemerintah Banjarmasin sedang berjuang untuk menyelesaikan sampah yang timbul dimana-mana.

“Untuk pengelolaan lebih jauh kami akan berkoordinasi dengan gubernur. Kemudian, gubernur akan memberikan akses kepada TPS regional untuk pengelolaannya,” ujarnya.

Hanif mengaku, pihaknya telah menutup dua TPA lantaran sudah overload, yakni TPA Burangkeng di Bekasi dan TPA Basirih di Banjarmasin.

“TPA Burangkeng ini wajib kita tutup. Sedangkan TPA yang lain kita sesuaikan, paling tidak dalam setahun ke depan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, daya tampung lahan TPA Sarimukti yang tersisa untuk menampung sampah dari empat kabupaten/kota di Bandung Raya semakin menipis.

Sementara kiriman sampah yang masuk ke TPA berlokasi di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus terjadi. Sesuai kuota, Kota Bandung mendapat jatah sebanyak 146 ritase, Kabupaten Bandung 40 ritase, KBB dan Kota Cimahi masing-masing 17 ritase.

Koordinator Pengelola TPA Sarimukti, Zidni Ilman mengatakan, hanya tinggal satu zona yang bisa digunakan untuk menampung sampah.

“Saat ini hanya zona 3 saja yang masih bisa digunakan untuk menampung sampah. Memang secara keseluruhan, TPA Sarimukti ya sudah overload, cuma kan kita tetap menampung sampah,” kata Zidni.*

Pos terkait