Dahsyatnya Al Fatihah

Dede Supriatna mantan pegawai bank BRI dan alumni Tahassush Kulliyatil Muballighin Assyakur Angkatan 31/2023.(Dokumen pribadi)**

SATUMEDIA.ID – Surat Al Fatihah merupakan Ummul Quran atau induknya Al Quran juga sering disebut Ummul Kitab induknya Al Kitab karena isi dari Surat Al Fatihah sendiri induk dari semua isi Al Quran.

Surat Al Fatihah juga disebut surat pembuka yang merupakan surat yang istimewa. Surat ini banyak sekali manfaat, khasiat atau fadilahnya apabila diamalkan dengan sungguh-sungguh.

Bagaimana tidak, membaca Surat Al Fatihah mendapat pahala seperti membaca sepertiga Al Quran. Orang yang membaca Surat Al Fatihah seolah ia telah menyedekahkan emas di jalan Allah SWT.

Beberapa fadhilah atau khasiat dari surat Al Fatihah yaitu akan dikabulkan hajat yang diinginkan. Salah satu cara paling umum untuk mengirim Al Fatihah kepada seseorang yang masih hidup adalah dengan membacanya dalam salat.

Ketika melaksanakan salat, setelah membaca Al-Fatihah yang merupakan bagian dari setiap raka’at, maka dapat menambahkan doa khusus di dalam hati dengan penuh keyakinan kepada Allah SWT.

Menjadi syafaat untuk orang yang telah meninggal melalui hadits ini, Rasulullah SAW menjelaskan manfaat membacakan surat Al Fatihah adalah menjadi syafaat bagi orang meninggal di hadapan Allah SWT. Al Fatihah juga dapat dibacakan seorang anak untuk ditujukan kepada kedua orangtuanya yang sudah meninggal.

Surat Al Fatihah terdapat beberapa khasiat dan fadhilah , mengutip buku Kitab Mujarobat yang ditulis Syekh Ahmad Dairobi Al-Kabir -ulama fiqih terkemuka asal Mesir, sesungguhnya surah Al Fatihah memiliki khasiat yang menakjubkan

Rasulullah SAW bersabda , “Barang siapa membaca surat Al Fatihah saat hendak tidur dan membaca pula surah Al-Ikhlas dan Al Mu’awidzatain ( Al -Falaq dan An-Nas) maka sungguh ia akan aman dari segala sesuatu ,kecuali maut”.

Rasulullah SAW juga bersabda “Al Fatihah( bisa memberikan manfaat) sesuai dengan tujuan dibacakannya”. Beliau juga bersabda , “ Ummul Quran ( Surah Al Fatihah) adalah penawar segala penyakit” .

Ibnu Abbas RA menuturkan ,”Hasan bin Ali RA pernah sakit sehingga Rasulullah SAW pun susah. Maka Allah SWT mewahyukan kepada beliau agar membaca suatu surah yang ayat-ayatnya tidak mengandung huruf Fa ( yakni surah Al Fatihah) karena Fa maknanya adalah al-afat atau penyakit.(Bacakan ayat-ayat tersebut) pada wadah berisi air sebanyak 40 kali, kemudian basuhkan ke seluruh tubuh secara merata. Maka Allah SWT akan menyembuhkan dari setiap penyakit.

Dalam sebuah ‎hadits yang menerangkan tentang kaifiyah qiyamul lail yaitu penamaan surat ini dengan istilah Al Sab’a Al Matsani berdasarkan hadits Rasulullah SAW yang suatu waktu berada di dalam masjid bersama Said bin Al Maali. ‎

Beliau berpesan:‎ Surat ini memiliki kategori sebagai surat yang adhiem atau dahsyat. Mengapa? ‎Karena surat ini menjadi salah satu indikasi kehebatan Al Quran dibandingkan ‎kitab suci lainnya yang diturunkan kepada para nabi lainnya. Rasulullah SAW ‎menegaskan bahwa kehadiran Al Fatihah sebagai pembeda antara Al Quran ‎dengan kitab suci lainnya. Kitab suci lainnya tidak dilengkapi dengan surat ini. ‎

Sebagaimana ditegaskan dalam sebuah hadits‏ ‏yang diriwayatkan oleh Ubay bin
‎Al Syifa maknanya adalah obat. Penamaan tersebut didasarkan pada sebuah ‎hadits Nabi yang berdasarkan atsar sahabat.

Dikisahkan bahwa salah seorang ‎masyarakat non Madinah terkena sengatan hewan beracun yang mematikan. ‎Kemudian salah seorang di antara mereka yaitu Abu Said Alkhudri berusaha ‎menyelamatkan orang tersebut dengan cara membacakan surat Al Fatihah. ‎Peristiwa tersebut dilaporkan kepada Nabi Muhammad ketika sesampainya di ‎Madinah.

Minimal surat Al Fatihah ini dapat menjadi pegangan buat kita yang memiliki penyakit ‎berdasarkan riwayat medis agar perbanyak membaca Al Fatihah agar penyakit-‎penyakit tersebut dapat dihilangkan oleh Allah SWT . Misalnya sebelum makan jangan ‎lupa membaca Al Fatihah agar makanan yang kita konsumsi dapat mendatangkan ‎kesehatan. Demikian juga ketika akan mengonsumsi obat. Itu sebagai ikhtiar upaya agar sembuh.

Ustaz Adi Hidayat membongkar dahsyatnya keutamaan surat Al-Fatihah yakni surat Al Fatihah wajib dibaca saat shalat fardhu maupun sunnah. Jadi tidak sah shalatnya apabila tidak membaca surat Al Fatihah saat salat. Masing-masing ayat Al Fatihah memiliki makna yang ketika kita baca kemudian oleh Allah SWT langsung menjawabnya.“Ketika seorang hamba-Ku membaca kalimat alhamdulillahi robbil-‘alamin maka Allah SWT menjawab hamba-Ku sedang memuji-Ku,”.

Sehingga ketika membaca ayat tersebut dalam keadaan salat maka akan mendapat pahala karena telah berkata sesuatu yang baik kepada Allah SWT.n“Ketika seorang hamba-Ku membaca ar-rohmanir-rohiim maka Allah SWT menjawab hamba-Ku sedang menyanjung-Ku,” .

Disinilah letak dahsyatnya surat Al Fatihah yaitu ketika membaca “maaliki yaumid-diin” maka Allah SWT berfirman “hamba-Ku sedang mengagungkan-Ku”. Selanjutnya ketika membaca “iyyaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin”.

Allah SWT menjawab “inilah perjanjian antara Aku dengan hamba-Ku, kalau sampai kalimat ini diucapkan benar shalatnya. Maka apapun yang dia minta akan Ku kabulkan seketika itu”. Jadi ketika benar bacaannya bahkan hanya sampai di ayat tersebut maka Allah SWT akan mengabulkan hajat. Manusia dapat meminta apapun terutama tentang masalah kehidupan yang pasti tiap individu mengalaminya.*

Penulis Dede Supriatna alumni Tahassush Kulliyatil Muballighin Assyakur Angkatan 31/2023 dan lulusan Magister Ekonomi Pembangunan FEB UGM.

Pos terkait