Legislator dari PDIP Pastikan Warga Terdampak Wabah Nyamuk di Cililin Dapat Layanan Kesehatan

Wakil Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat, Ida Widaningsih memimpin pertemuan pembahasan penangan nyamuk di Waduk Saguling, Rabu (20/5/2026).(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Ledakan eceng gondok di kawasan Waduk Saguling mulai menimbulkan dampak serius bagi warga Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Selain menutupi permukaan waduk, tumbuhan liar tersebut diduga menjadi pemicu meningkatnya populasi nyamuk yang kini menyerbu permukiman warga.

Dalam beberapa pekan terakhir, masyarakat mengeluhkan serangan nyamuk yang semakin sulit dikendalikan. Gigitan nyamuk menyebabkan rasa gatal, panas pada tubuh, hingga meninggalkan bekas pada kulit. Kondisi itu membuat aktivitas warga, terutama pada malam hari, menjadi terganggu.

Situasi tersebut mendorong Forum Penyelamat Lingkungan Hidup (FPLH) bersama Baguna DPD PDIP Jawa Barat turun tangan melakukan fogging di sejumlah titik terdampak sebagai langkah cepat menekan penyebaran nyamuk.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Namun, penanganan tidak boleh berhenti pada pengasapan semata, melainkan harus dibarengi penyelesaian persoalan eceng gondok yang selama ini terus berulang di Waduk Saguling.

Wakil Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat, Ida Widaningsih, meminta masyarakat segera memanfaatkan fasilitas kesehatan pemerintah apabila mengalami gangguan kesehatan akibat wabah nyamuk tersebut.

“Warga dapat melapor ke Puskesmas maupun Dinas Kesehatan agar memperoleh penanganan medis secara cepat, termasuk bantuan obat-obatan dan layanan kesehatan lainnya,” kata Ida Widyaningsih yang juga anggota DPRD KBB ini, Kamis (21/5/2026).

Menurut Ida, Fraksi PDIP juga akan terus mengawal persoalan tersebut agar penanganannya berjalan maksimal dan masyarakat bisa kembali menjalani aktivitas dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Bandung Barat, Fajar Taufik, menilai aksi fogging yang dilakukan BAGUNA PDIP Jabar merupakan langkah positif yang perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Meski demikian, ia menyoroti perlunya keterlibatan lebih serius dari berbagai pihak, termasuk korporasi yang memanfaatkan Waduk Saguling untuk kepentingan pembangkit listrik tenaga air.

“Persoalan eceng gondok ini bukan masalah baru. Penanganannya tidak bisa hanya simbolis atau sesaat, tetapi harus dilakukan dari hulu ke hilir dengan melibatkan semua pihak,” ujarnya.

Senada dengan itu, anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, Endang Al Haetami, berharap aksi yang dilakukan BAGUNA PDIP Jabar dapat menjadi pemicu bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk bergerak lebih cepat menangani persoalan lingkungan di Waduk Saguling.

Ia menilai fogging bisa menjadi solusi jangka pendek untuk membantu masyarakat, namun pembersihan eceng gondok tetap menjadi langkah utama agar wabah nyamuk tidak terus berulang setiap tahun.*

Pos terkait